GENG SKENA

Diki Tawadi
Chapter #2

Jari Jempol yang Berkhianat

Masalah terbesar dalam hidup Bagas bukan lagi HP-nya yang sempat jadi kompor bakwan kemarin. Masalah terbesarnya adalah Nadin, primadona kelas sebelah yang punya senyum semanis sirup glukosa (menurut riset Jojo).

Siang itu, di bawah pohon mangga depan gudang musik, Bagas sedang mengetik pesan rahasia di grup "Internal Circle" (yang isinya cuma mereka berlima) untuk minta saran cara mengajak Nadin nonton pensi.

"Guys, gimana kalimatnya? 'Nadin, lo ada waktu kosong nggak? Gue ada tiket lebih nih.' Atau 'Nadin, lo tahu nggak bedanya lo sama tiket pensi? Kalau tiket dipegang, kalau lo disayang.'?" Bagas senyum-senyum sendiri.

"Opsi kedua itu namanya pelecehan logika, Gas," sahut Jojo tanpa mengalihkan pandangan dari buku Panduan Ternak Lele di Lahan Sempit. "Probabilitas lo ditampar itu sekitar 85%."

"Tapi 15%-nya berhasil kan?" Bagas ngeyel. Jarinya dengan lincah mengetik di WhatsApp.

Tiba-tiba, Dika yang lagi asyik tidur di akar pohon mangga, mendengkur keras sampai badannya tersentak. Sikutnya menghantam lengan Bagas.

KLIK. Sent.

Mata Bagas melotot. Mukanya yang tadi penuh percaya diri langsung berubah pucat seperti tembok yang baru diplamir.

"DIKAAAA! LO NGAPAIN?!" teriak Bagas histeris. "Hah? Apa? Ada kebakaran?" Dika bangun sambil ngelap iler di pipinya. "LO NYENGGOL GUE! GUE SALAH KIRIM!"

Lala yang lagi sibuk retouch bedak tabur langsung mendekat. "Salah kirim ke mana? Grup kelas?" "Bukan... KE NADIN LANGSUNG!" "Ya udah tinggal delete for everyone kan? Ribet banget," ucap Lala santai. 

“Ini HP gue nge-lag tiba-tiba, wanjir!” Bagas gemetaran. Mukanya mendadak pucat pasi, lebih putih daripada muka Lala yang kebanyakan pakai bedak tabur. 

"Masalahnya... yang terkirim bukan kata-kata puitis gue, La," bisik Bagas parau. "Terus apa?" tanya Lala panik.

Gue tadi baru selesai ngedit video 'Ganteng Maksimal' buat konten TikTok gue nanti malam. Isinya cuplikan gue lagi kedip-kedip ke kamera pake efek slow motion," Bagas menelan ludah. "Terus di akhir video, gue lupa potong bagian pas gue lagi garuk-garuk ketek karena gatal digigit nyamuk kebon... dan gue nulis caption gede-gede di tengah video: INI RAHASIA GANTENG GUE."

"Lalu hubungannya sama Nadin?" Jojo bertanya bingung.

"Tadi pas Dika nyenggol, jempol gue bukannya mencet tombol send di kolom chat, tapi malah kepencet ikon klip kertas, masuk ke galeri, dan kepencet ke video itu! Dan sekarang HP gue lemot! Noh nge-hang, gak bisa dipencet-pencet!" Bagas mau menangis rasanya.

Hening seketika.

"Gas," Jojo memecah keheningan sambil membetulkan kacamatanya. "Secara teknis, itu namanya kecelakaan algoritma. Tapi secara sosial, itu namanya bunuh diri karakter. Nadin bakal mikir rahasia ganteng lo adalah... garuk ketek."

Lihat selengkapnya