GENTA 2018

Rayasa Kherta
Chapter #30

UJIAN SKRIPSI

Mirah, kau tahu bagaimana hari-hari indah bersamaku seperti sore yang langitnya kemerah-merahan di Pantai Lovina. Aku suka sekali karena ada dermaga, ada ombak, ada kapal, ada lumba-lumba serta ada aku dan kamu. Jelaskan kepadaku kenapa semakin hari semakin sayang saja aku padamu. Bilamana ada hujan di Kota Singaraja hingga jatuh di Pantai Lovina itu tidak mengubah apapun atas perasaanku kepadamu. Bukankah di Singaraja jarang hujan maka jika hujan turun disepanjang jalan atau di sudut-sudut kota menjadi kerinduan yang dinantikan banyak orang. Memang kadang banjir di Sambangan tapi itu bukan salah kita Mirah mungkin orang lain masih suka buang sampah sembarangan. Tapi yakinlah tanpa hujan dan sore hidup kita akan membosankan dan syukur-syukur setelah hujan ada pelangi maka akan kuberikan untukmu.

Kadang hari-hari yang berlalu tak terasakan Mirah? Apa ini hanya perasaanku saja? Atau karena kita terlalu asik merayakan hidup ini. Setidaknya yang membuatku merasa bosan menunggu adalah lampu merah menuju kostmu. Tiga kali aku bertemu lampu merah dan dua persimpangan jalan kadang membuatku jengkel. Namun kalau memboncengmu berapa lama pun lampu merah pasti aku tunggu. Apa hanya cinta yang membuat perjalanan menjadi selalu menyenangkan jika memang benar begitu kita doakan setiap orang punya cintanya masing-masing.

Mungkin lagi beberapa bulan saja kau akan pulang ke rumahmu di Tabanan. Maka jangan dari sekarang kau ajarkan aku cara berpisah. Aku tidak sanggup Mirah, kalau boleh kau tinggal saja disini bersamaku. Siapa yang mengajarkan setelah wisuda harus bekerja? Siapa yang menjamin kau akan bahagia dengan rutinitasmu yang itu-itu lagi? Persetanlah dengan fase hidup yang membosankan itu. Kalau menurutku, kau cukup mengerjakan sesuatu yang kau senangi dan ketika sepuluh tahun mendatang kau adalah ahli dalam bidangnya. Sehingga uang yang akan mencarimu bukan kau yang mencari uang. Aku bersedia menemanimu mencari jati diri, soal rezeki pasti ada saja sebab Tuhan tidak pelit kepada umatnya yang mau berusaha.

Meskipun ada banyak kata cinta yang kubilang dan ada banyak kangen yang terbalaskan namun waktu tidak bisa diajak kompromi. Kita telah sampai di Bulan Juni itu artinya kau akan ujian skripsi. Nama-nama peserta ujian skripsi telah diumumkan dan kau berada pada urutan lima belas. Jangan tanyakan bagaimana perasaanku sudah pasti campur aduk namun untuk kelancaranmu aku doakan dengan tulus. Jangan pernah takut Bulan Juni sebab (alm) Sapardi Djoko Damono melahirkan sajak yang membuat kita berangan-angan suatu saat nanti bisa saling mencintai dengan sederhana. Dari sekarang disiapkan segala sesuatunya agar pertengahan bulan nanti urusan pemahanam konsep skripsi atau penggunan metode penelitian sudah matang. Jangan lupa argumen yang tepat dan lugas sangat kau perlukan bilamana dosen menguji pemahamanmu. Terlebih lagi dosen penguji yang menurutmu killer itu harus diberikan penjelasan yang rinci.

Lihat selengkapnya