Blurb
Arsheya Kalila percaya bahwa setiap kereta membawa seseorang menuju takdirnya. Di antara peron dan suara roda yang beradu dengan rel, ia menemukan rumah dalam dunia kecil yang hanya ia pahami sendiri.
Namun, satu pertengkaran membuatnya meninggalkan rumah tanpa menyadari bahwa sore itu akan menjadi perjalanan yang mengubah segalanya.
Ketika akhirnya membuka mata, waktu telah bergerak tanpa dirinya. Orang-orang yang ia cintai masih ada, tetapi tak lagi sama. Kini, Arsheya harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua penyesalan mendapat kesempatan kedua.
Gerbong Menuju Esok adalah kisah tentang keluarga, kehilangan, dan ketawakkalan—tentang perjalanan pulang yang ternyata bukan sekadar menemukan jalan, melainkan menemukan hati yang mampu menerima takdir.