Gerimis Paling Bening di Kairo ( a.k.a Kaligrafi untuk Sabrina )

RENDRA ABIMANYU
Chapter #14

Honey Moon

Dear Ufairah. Apakabarmu?

Taukah kau apa yang kurasakan saat ini? 

Aku bahagia. Aku benar-benar mendapatkannya. Aku sangat menikmati Surga dunia yang sebelumnya tak pernah kunikmati bersama Igo.Akh. Masih tersebut namanya. Semoga dia tidak sedang tercabik-cabik dibelahan dunia sana.

My besty Ufairah. Taukah kau. Aku telah menyampaikan inginku padanya. Tentang bayi kembar itu. Doakan aku Ufairah. Semoga aku segera bisa hamil. Doakan aku semoga bisa mendengar tangis dari miniatur mungil diriku atau dirinya mas Dhani. Doakan aku semoga bisa memegang lentik jari-jari mungil yang akan selalu ku dekap dalam hangatnya jiwaku.

Ufairah, kami masih bersama disini. Kami persis Adam dan Hawa ditempat ini. Sendiri, menyepi, bebas melakukan apapun. 

Kau tau, menatap bola matanya setiap saat membuatku serasa melambung. I love looking in the mirror and so feeling good about my self. I really loved My Dhani Abimanyu. "Mary, dimana dirimu Mar" terdengar tiba-tiba suara yang membuat Maryam harus segera send message ke Ufairah sahabatnya.

"Ya, mas Dhani. Aku ditempat tidur. Sudah selesaikah menelfon Sabrina?" langkah gemulai Maryam mendekat pada Dhani.

"Kamu sedang apa, cinta?" tanya Dhani.

"Hanya memanfaatkan waktu mengirimkan kabar pada Ufairah, tak begitu penting. Tapi bagiku cukuplah menunggu mas bertelfon." Dia tersenyum sangat manis.

"Oya, bagaimana kabar Sabrina dan Alvira, mereka sehat?" pungkasnya meneruskan percakapan.

"Ya, Sabrina tadi mohon izin pergi menjenguk ibunya membawa Alvira, aku minta juga agar membawa oleh-oleh khas Bali. Agar diupayakan beli disanalah. Pasti adakan itu. Aku transfer beberapa juta." Jawab Dhani menimpali.

Lihat selengkapnya