Blurb
Gian Pratama
Tampan, putra sulung dan putra angkat dari salah satu pengusaha old money ternama di Jakarta.
juga memiliki kecerdasan luar biasa yang membuat para wanita mengaguminya.
Memiliki masa lalu yang kelam membuatnya tumbuh menjadi pria yang selalu menunjukkan sikap dingin kepada orang lain.
Tetapi sikap dinginnya tidak berlaku untuk seseorang yang ia anggap sebagai gadis kecilnya, cahaya hidupnya, dan belahan jiwanya.
Sejak Gian menemukan keluarga yang bisa ia sebut dengan "RUMAH", ia selalu berusaha keras menjadi pria yang sempurna untuk pahlawan hidupnya juga agar dia pantas bersanding dengan gadis kecilnya yang sempurna.
Gian akan melakukan apapun untuk kebahagiaan gadisnya dan tidak akan membiarkan siapapun menyakitinya.
Siapapun yang menyakiti gadisnya akan ia hukum walaupun itu dirinya sendiri.
Gian kira setelah bertemu dengan keluarga kandungnya, hidupnya akan semakin bahagia.
Tapi ternyata karena janjinya, semua itu harus di bayar dengan penderitaannya yang bahkan lebih kejam dari masa lalunya dimana ia kehilangan miliknya yang paling berharga yaitu belahan jiwanya.
Callista Pratama
Cantik, manja, ceria namun pemalu kepada orang asing.
Ia adalah putri satu-satunya dari salah satu old money di Jakarta yang keberadaannya jarang di ketahui publik.
Hidupnya bahagia, pewaris bergelimang harta, dan di manjakan oleh orang tuanya serta prianya.
Pria itu yang tumbuh bersama-nya sejak kecil.
Yang selalu posesif dan overprotektif padanya.
Yang selalu memenuhi segala keinginannya.
Yang selalu memastikannya tidak kekurangan apapun.
Dan yang selalu berusaha membuatnya bahagia.
Callista mencintainya dengan tulus walaupun prianya memiliki masa lalu
yang kelam dan sifat tersembunyi yang hanya dirinya serta orang-orang terdekatnya yang tahu.
Callista kira jika ia selalu berbuat baik maka akan di balas dengan kebaikan juga
Tetapi ternyata karena kebaikannya, ia di pisahkan dengan prianya dengan cara yang begitu menyakitkan.
Membuatnya mengingkari janjinya dan menghancurkan hidup prianya sekali lagi.
"Aku sangat mencintaimu, Sayang. Aku akan melakukan apapun untuk kebahagiaanmu. Terima kasih telah hadir di hidupku, menerimaku, dan mencintaiku yang tidak sempurna ini. "
-G-
"Aku juga mencintaimu, Gian. Apapun yang terjadi aku akan selalu di sisimu. Terima kasih telah mencintaiku sebesar dan sedalam ini."
-C-