Gubuk Kakek dan Hutan Ajaib

Oleh: Allein Jan

Blurb

Aprillia Sefa, gadis berumur 17 tahun yang kesepian. Ia tak akrab dengan keluarganya, menghindari sekolah, dan hanya menemukan kenyamanan pada anjingnya, Gugu. April selalu merasa ada kepingan masa kecilnya yang hilang dan tak jarang terpikir bahwa itulah penyebab keadaannya sekarang.

Tepat satu bulan setelah ulang tahun ke-17, ia terpaksa mengunjungi kakeknya yang telah hilang dari ingatan orang-orang. April pun kembali ke desa masa kecilnya, lalu memasuki hutan di bukit belakang desa—ke gubuk tua tempat tinggal sang kakek.

Sesampainya di sana, hujan deras tiba-tiba turun bercampur badai, membuatnya harus menetap sementara. Namun, sang kakek tak ada di sana. Padahal, pintu gubuk tidak terkunci. Tungku sedang menyala, memanaskan air. Bahkan secangkir teh di atas meja terlihat baru diseduh.

Betapa terkejutnya April ketika menyadari teh tersebut tak bisa mendingin, dan alih-alih menetap sementara, ia malah menemukan jalan bawah tanah—membawanya ke hutan di mana pohon-pohon dapat bertepuk tangan dan batu tertawa.

April pun harus mencari kakeknya yang hilang di sana agar mereka dapat kembali sebelum terlambat. Karena siapa pun yang terlalu lama di sana, akan dilupakan oleh dunia asal mereka, selamanya.

Lihat selengkapnya