Keluarga Liu tidak layak untuk masuk ke sini!
Di aula perjamuan, suasana yang semarak menjadi sedikit canggung karena Bastian Yue.
Meskipun keluarga Liu bukan termasuk keluarga besar di kota Cumarun, tapi keluarga Liu dan perusahaan Fores Sidon, perusahaan terbesar di kota Cumarun memiliki kerja sama, sehingga status keluarga Liu langsung meningkat beberapa kali lipat. Hari ini adalah ulang tahun Harun Liu, banyak orang kelas atas di kota Cumarun yang hadir.
Tapi Bastian Yue membuat seluruh keluarga Liu dan Harun Liu menjadi bahan lelucon, hari ini keluarga Liu benar-benar memalukan.
Harun Liu sangat marah, dia dipapah oleh beberapa orang yang lebih muda. Dia menggunakan tongkat dan terpaksa tersenyum dan berkata kepada semua orang:
“Hari ini sudah membiarkan semua orang melihat leluconnya, Bastian Yue itu adalah menantu keluarga Liu, dalam dua tahun ini keluarga Liu kami sudah memperlakukannya dengan baik, kami tidak menindasnya. Tapi sebaliknya, dia tinggal di keluarga Liu kami, tidak bekerja juga tidak ada pemasukan. Makan dan minum dari keluarga Liu, benar-benar tidak disangka dia begitu tidak tahu diri.”
“Semua salahku yang sudah tua ini karena terlalu mendengarkannya dan membiarkan dia membuat keributan di depan semua orang dan mengganggu kalian semua. Anggap saja tidak terjadi apa-apa, jangan biarkan anak yang tidak tahu malu itu merusak suasana hati kalian.”
Setelah semua orang mendengar itu, melihat perusahaan Fores Sidon maka mereka harus menghibur kakek tua itu.
“Tuan Harun Liu jangan bersedih, Bastian Yue itu benar-benar tidak tahu balas budi, aku pikir keluarga Liu kalian sudah memperlakukannya dengan baik.”
“Kami baik-baik saja, hari ini adalah ulang tahun Tuan Harun Liu, jangan biarkan suasana Tuan Harun Liu ikut terpengaruh.”
“Aku dengar bahwa keluarga Liu kalian telah menegosiasikan bisnis besar dengan perusahaan Fores Sindo dan sudah mau menandantangani kontrak secara resmi. Selamat ya Tuan Harun Liu keluarga Liu kalian sudah bertemu dewa penolong!”
Mendengar bujukan dan kecemburuan orang banyak, maka Harun Liu segera melupakan masalah Bastian Yue dan tersenyum lebar.
Keluarga Liu mereka pada awalnya adalah sebuah keluarga kecil yang tidak terkenal, jika bukan kerena kerja sama jangka panjang dengan perusahaan Fores Sidon, maka keluarga Liu mereka dalam dua tahun ini juga tidak mungkin menjadi keluarga yang diperhatikan oleh semua orang di kota Cumarun.
Mengenai perusahaan Fores Sidon, bahkan ada desas desus yang mengatakan bahwa perusahaan terbesar di kota Cumarun ini adalah anak perusahaan dari keluarga Yue yaitu empat keluarga besar Hadaswradoko. Meskipun ini hanya sebuah rumor, tapi semua orang percaya dengan rumor ini, maka masa depan keluarga Liu mereka sangat cerah.
“Hahaha, ini berkat kalian semua, keluarga Liu kami bernasib baik maka baru bisa bekerja sama dengan perusahaan Fores Sidon.”
“Besok kita akan secara resmi menandatangani kontrak untuk proyek baru itu, keluarga Liu kami bisa berkembang, maka tentu saja tidak akan melupakan kalian yang ada di sini. Kita kaya bersama, maju bersama, jika ada kerja sama bisnis, maka semuanya bisa datang mencari keluarga Liu.”
Pada pesta ulang tahun, Harun Liu tidak lupa mempromosikan keluarga Liu mereka.
Setelah melayani para tamu, Harun Liu memanggil semua keluarga Liu ke belakang panggung. Mukanya cemberut menatap keluarga Adelia Liu.
Pada saat ini, keluarga Adelia Liu sekali lagi menjadi fokus seluruh keluarga Liu, mereka menjadi sasaran semua orang.
“Kakek, Bastian Yue sudah keterlaluan, dia membuatmu malu di depan semua bos besar yang ada di kota Cumarun.”
Carlos Liu tidak lupa menjelekkan Bastian Yue, kemudian dia melihat keluarga Adelia, dia berpura-pura berkata:
“Adik sepupu, paman keempat, bibi keempat, bagaimana kalian mengajar Bastian Yue ini.”
“Dia hari ini seperti seekor anjing gila, dia memarahi kami semua, benar-benar keterlaluan!”
Keluarga Adelia Liu sangat malu karena ledakan emosi Bastian Yue, Adelia Liu masih belum bisa menenangkan dirinya, dia masih menangis.
“Maaf, besok aku akan mengurus perceraian dengannya, bajingan yang tidak tahu balas budi ini.” Adelia Liu buru-buru membungkuk dan meminta maaf kepada semua orang.
Hati Davina sakit melihat putrinya seperti ini, dia juga membantunya meminta maaf kepada semua orang:
“Maaf semuanya, pada waktu itu kami tidak seharusnya membawa Bastian Yue ke sini. Juga tidak tahu apa yang dipikirkan oleh ibu, dia bersikeras mau Bastian Yue menjadi menantu keluarga Liu. Ayah, Adelia juga sangat kasihan, Anda jangan salahkan dia.”