Hadiah dari TUHAN

Rizky Ade Putra
Chapter #16

Salah satu manusia yang beruntung.

Tanpa terasa kegiatan belajar mengajar pada hari itu pun usai. Mungkin tidak terasanya waktu karena memang Aku sangat menikmati setiap pelajaran yang dijelaskan oleh para Guru-ku. Tidak seperti kebanyakan murid lain dikelas-ku yang hanya menguap, mengetuk – ngetukkan meja dengan beberapa jari yang saling bergantian, atau mungkin malah berbicara satu sama lain dengan teman sebangku-nya. Tapi biarlah, untungnya itu mereka dan bukan Aku. Dan semoga saja, Dania tidak seperti itu dikelas-nya.

Seperti janji-ku pada Dania saat sore kemarin, dengan Dani juga yang telah mengingatkan-ku yang hampir ingkar. Aku dan Dania pun menuju rumah-nya yaitu dengan 1 orang yang pasti selalu bersama Dania, Pak Ujang. Pak Ujang selain menjadi supir Dania untuk mengantarkan antar jemput sekolah atau kemana pun Dania pergi. Pak Ujang juga sekaligus menjadi orang keterpercayaan Mamah Dania dari dulu.

Pak Ujang sudah bekerja kepada keluarga Dania sebagai supir, sejak Dania masih kecil. Dari dulu sampai mengantarkan Mamah-nya berbelanja, atauapun bepergian. Bahkan, Pak Ujang mungkin salah satu supir yang ada di indonesia, yang suka pergi liburan entah itu di dalam negeri atau sampai keluar negeri.

Karena, menurut Dania, selain Pak Ujang menjadi supir, Pak Ujang pun juga seperti bodyguard untuk-nya. Dan Dania pun merasakan perilaku-nya pada Dania sudah seperti menjaga anak sendiri. Bukanlah seperti menjaga majikan dengan hanya berharap atau berfikir pendapatan. Maka dari itulah, betapa percayanya keluarga Dania pada Pak Ujang.

* * *

Lihat selengkapnya