Hadiah dari TUHAN

Rizky Ade Putra
Chapter #20

Orang Unik, yang dikelilingi orang - orang unik pula.

Baru saja masuk kedalam rumah Dania, Aku sudah menemukan beberapa hal yang menurut-ku Aneh. Rumah yang sangat amat besar itu sangat membuat-ku merasa semakin miskin. Tapi, walau begitu Aku tidak merasakan sakit hati karena, itu hadir dalam fikiran dan perasaan-ku sendri. Bagaimana tidak Aku merasa seperti itu?, sedangkan rumah-ku saja tidak lebih besar dan lebih mewah dari pos satpam.

Dan Aku juga barus sadar bahwa sebenarnya, dirumah itu Dania memiliki asisten rumah rangga yang bernama Bibi Ijah. Tapi Dania tidak memperlakukan Bibi Ijah seperti pembantu. Dania pun sebelumya mengambilkan Air untuk-ku dengan Ia pergi sendiri ke dapur. Padahal, dengan mudahnya Ia bisa hanya dengan berteriak dan meminta Bibi Ijah mengambilkan Air untuk tamu-nya yaitu Aku.

Perlakuan Mamah Dania pun juga sangat amat ramah dan menghargai-ku saat itu. Dengan Ia yang tersenyum bahwa sampai mau Aku mencium tangan-nya saat salim. Mungkin benar yang dikatakan pepapatah, “Buah jatuh tidaklah jauh dari pohon-nya.” Sepertinya memang, Dania yang mungkin memiliki jiwa sopan, santun, dan bersikap menghargai orang lain tanpa melihat status sosial adalah karena mengikuti sepeti sikap Mamah-nya.

Aku juga sangat yakin dengan Dania yang memiliki supir pribadi, pastinya Dania juga memiliki pekerja lain yang bekerja dirumah-nya selain Pak Ujang. Dan ternyata, dugaan-ku benar perihal tersebut.

Lihat selengkapnya