Hadiah dari TUHAN

Rizky Ade Putra
Chapter #32

Kamu tidak akan pernah bisa merasakannya!

Setelah Aku meludah tepat di hadapan Dania, Aku pun membalikkan tubuh-ku dengan Ayah yang memaksa. Dengan Dania yang sebelumnya hanya terdiam, Ia hanya berkata, “Aku hanya ingin minta maaf pada-mu Jar.” Ujar Dania pada-ku yang sudah membelakangi-nya.

Dan saat Dania berkata bahwa Ia meminta maaf pada-ku, justr hal tersebut bukan membuat hati-ku luluh, tapi semakin membuat-ku memembenci-nya. Dan sepertinya, memang harus Aku katakan apa yang sebenarnya terjadi dari hidup-ku agar setidaknya Dania mengerti apa yang sebenarnya Aku rasakan. Dengan Aku yang tahu bahwa jika Aku berbicara pada Dania yang akan melerai-ku lagi, Aku pun langsung membalikkan tubuh-ku ke arah Dania, pun dengan Ayah yang langsung kembali menghadang-ku, “Sudah Fajar sudah.. Kita pulang saja.. Ayah juga sudah selesai bekerja-nya.” Ujar Ayah yang langsung Aku jawab, “Tidak Yah.. ditempat seperti ini, dengan mata, telinga atau mungkin dengan hati yang entah apa orang kaya seperti-nya miliki atau tidak, mungkin Ia dapat merasakan apa yang orang – orang miskin seperti kita rasakan.” Ucap-ku pada Ayah yang kemudian langsung terdiam, dan langsung bergeser ke samping-ku.

Saat Ayah sudah tidak menghalangi-ku yang ingin berbicara pada Dania, dengan Dania yang masih dengan diam-nya, ternyata benar. Seperti-nya memang harus Aku sedikit mengatakan pada-nya tentang apa yang orang miskin seperti-ku rasakan. “Sebelumnya kamu ngomong apa? Maaf?!” Tanya-ku pada Dania yang diri-ku sudah sangat marah dan bernada tinggi sekali pada-nya.

Dania yang terdiam dan entah apa yang Ia fikirkan, kembali mengulangi perkataanya tadi yang padahal Ia tahu kalau Aku tidak tuli dan bisa mendengar ucapan “Maaf”-nya dengan jelas. Dengan semakin Aku mendekatkan diri-ku pada Dania dan berbicara tepat di telinga-nya, “Heii Orang kaya yang berfikir bisa membeli apapun dengan uang yang mereka miliki termasuk harga diri orang!” lanjut-ku, “Apa yang Anda inginkan?? NYO-NYA DA-NI-A?!” Tanya-ku dengan ejaan tegas tepat di wajah-nya.

Lihat selengkapnya