Hadiah dari TUHAN

Rizky Ade Putra
Chapter #37

Kenyataan yang seperti mimpi

Saat telah berada di dalam mobil yang sudah Aku miliki sendiri, dengan hasil jeripaya-ku bekerja setelah lulus pendidikan S1 sebelumnya. Ternyata Aku sadar dengan pertanyaan-ku perihal tempat yang tidak berpenghuni sekalipun terkecuali diri-ku. Yabenar, jawabannya adalah rumah-ku sendiri dan tidak ada tempat lain. “Rumah-ku istana-ku.”

Rumah-ku yang tidak lagi seburuk, jorok, bau, atau semenjijikan dulu lagi, membuat-ku semakin nyaman yang juga hidup bersama Ayah. Tapi, untuk pertama kalinya dalam hidup-ku. Aku juga tidak ingin Ayah hadir tepat di hadapan-ku untuk sementara waktu. Aku hanya membutuhkan tempat menyendiri, dan mencoba berdamai pada emosi yang sedang menggebu – gebu dalam batin-ku.

Dengan perasaan yang sangat mengacak – acak laju fikiran-ku, membuat-ku kurang terfokus mengendalikan mobil yang sedang Aku kendarai. “(Ciiiiiiitt!!)” Suara rem mobil yang ku injakkan pedal dengan mendadak karena hampir menabrak sesuatu yang tidak terlalu jelas Aku lihat, “Astaghfirullah!!” Ucap-ku dengan tarikkan nafas dan jantung-ku yang berdegub cepat.

Aku pun langsung segera keluar dari dalam mobil-ku, untuk segera melihat apakah yang membuat-ku sampai harus menginjak pedal dengan tiba – tiba. Aku yang gelagapan melepaskan sabuk pengaman-ku, “Astaga.. Itu orang bukan yaa?? Semoga bukan Ya Allah!!” Ucap-ku dengan sangat panik.

Saat Aku keluar, ternyata Aku hampir menabrak seseorang. Seseorang yang sudah sangat ketakutan dengan kedua tangan yang memegang kepala-nya dan mata terpejam. Aku yang sangat merasa bersalah pun langsung mendekati-nya yang hanya berjarak beberapa centi saja dari bemper mobil-ku. Dan saat Aku mendekat ternyata itu adalah seorang wanita berhijab. “Mbaa.?? Saya mintaa maaf banget Mbaa.. Saya salahh..” Ucap-ku dengan Aku yang mengatupkan kedua tangan-ku untuk memohon maaf pada wanita tersebut yang masih memejamkan mata-nya karena ketakutan.

Lihat selengkapnya