Hadiah dari TUHAN

Rizky Ade Putra
Chapter #38

Bagai pemimpin dari para malaikat.

Aku dan Dania pun langsung mencari tempat makan untuk Aku dan Dania makan bersama secara mendadak sekali pada waktu itu. Aku yang tadinya sedang merasakan kegundahan hati, dibuat sumbringan hati-ku oleh Dania yang padahl sebelumnya, Ia termasuk dalam daftar orang yang Aku benci. Tapi pada saat Aku secara tidak akan mengira sedikitpun, bahwa pada hari itu Aku akan bertemu dengan Dania, Aku dibuat berfikir lain dengan aura yang positif.

Aku berfikir bahwa segala sesuatu yang telah terjadi di dunia ini, tidaklah ada yang memiliki alasan. Tidak ada satu hal pun di dunia ini yang terjadi tanpa ada campur tangan Tuhan, dan Aku mempercayai betul akan hal tersebut. Jadi, Aku berfikir bahwa Aku yang dengan tidak mengira bahwa akan bertemu dengan Dania, dan dengan cara yang tidak disangka – sangka pula, sepertinya ini cara Allah yang paling tepat.

Aku yang bertemu dengan Dania dengan cara, Aku yang tidak sengaja ingin menabrak-nya, membuat Aku pun tidak bisa memarahi-nya karena, Aku yang hampir membahayakan nyawa Dania. Walaupun, sebelumnya Aku tidak tahu siapakah perempuan yang hampir Aku tabrak dan mungkin akan kehilangan nyawanya pada saat itu.

* * *

Saat Aku dan Dania telah sampai disuatu rumah makan sederhana, saat itu Aku pun tersadar bahwa dahulu tidaklah sepenuhnya kesalahan Dania Tapi bagaimana Aku bisa meminta maaf pada Dania jikalau itu sudah berlalu, pun dengan waktu yang sudah cukup lama. Tidak ada satupun orang terpintar di dunia ini yang dapat membuat mesin waktu. Pun juga tidak akan ada orang terkaya didunia ini pun yang mampu membelinya jikalau itu berhasil diciptakan.

Lihat selengkapnya