Hadiah dari TUHAN

Rizky Ade Putra
Chapter #44

Datang kembali

Saat Aku benar – benar sudah puas memeluk Abi dengan rasa yang masih tidak percaya. Aku pun terus memegang tangan Abi yang kemudian terduduk disebelah-ku, tepat di hadapan Ibu yang terduduk di atas kasur rumah sakit. Jika sebelumnya Aku katakan bahwa hari itu selasa tidak ada yang Aku butuhkan lagi dengan adanya Ibu, Ayah, dan Dania. Tapi disaat ditambah dengan Abi, bahkan masalalu-ku yang padahal sudah terlampau buruk, seolah tidak terasa kesedihan-ku.

Apa yang kurang dalam hidup-ku pada saat ini, keluarga yang berkumpul kembali walaupun sempat berpisah, menemukan seseorang untuk pendamping hidup, dan juga memiliki kehidupan yang jauh lebih layak.

Sebenarnya hanya ada satu hal lagi yang Aku inginkan pada saat itu. Dan satu hal tersebut hanya bisa di wujudkan oleh Ibu seorang. “Ii..Ibu..” Ucap-ku pada Ibu yang langsung menanggapi ucapan-ku, “Kenapa Fajar?” Tanya Ibu. Aku pun langsung bertanya pada Ibu, “Fa..Fajar masih engga mengerti kenapa Abi yang Fajar dan Ayah kira sudah engga ada.. tapi secara tiba – tiba bersama Fajar dan Ayah ketemu lagi sama Abi.” Lanjut-ku, “Dan kenapa Abi bisa sama Ibu??, Sejak kapan Bu?” Tanya-ku pada Ibu yang sejenak terdiam dan hanya bisa tersenyum pada-ku.

Lihat selengkapnya