HALAMAN YANG HILANG
PROLOG
Ada beberapa hal yang tidak pernah benar-benar hilang.
Mereka hanya menunggu untuk ditemukan kembali.
Sebuah kenangan.
Sebuah nama.
Atau seseorang yang pernah berarti.
Arka Revan tidak pernah memikirkan hal-hal semacam itu.
Baginya, hidup berjalan sebagaimana mestinya.
Hari berganti hari.
Orang datang dan pergi.
Dan waktu terus bergerak tanpa pernah menoleh ke belakang.
Sampai suatu sore di bulan Januari 2026.
Hujan turun sejak siang.
Tidak terlalu deras, tetapi cukup untuk membuat jalanan Kota Wirasena terlihat muram.
Arka baru saja keluar dari kampus ketika langit berubah semakin gelap.
Ia mempercepat langkah.
Bukan karena takut kehujanan.
Ia hanya ingin segera sampai di rumah.
Namun sebuah gang sempit yang belum pernah ia perhatikan sebelumnya membuatnya berhenti.
Aneh.
Ia sudah sering melewati jalan itu.
Tapi entah mengapa, baru hari itu ia menyadari keberadaan gang tersebut.
Di ujungnya berdiri sebuah bangunan tua.