Blurb
Menjadi monster tidak termasuk dalam daftar hal yang harus dicapai oleh Gideon, sekalipun itu yang terjadi di dalam dunianya pasca kematian sang Ayah. Setiap detik kehidupannya seketika berubah menjadi mimpi buruk, dan nahasnya tak ada satu pun pintu yang bisa mengantarkannya pada realitas.
Bayang-bayang asing. Prasangka buruk.
Dikucilkan.
Satu-satunya jalan yang terpikir olehnya untuk keluar dari kerangkeng itu adalah pergi menjauh, mencari jalan lain untuk terjaga sekalipun tak ada yang benar-benar bisa membuatnya sembuh.
Tapi di tempat pelariannya, Gideon justru bertemu dengan orang-orang yang membuat lukanya kembali terkuak dan seorang gadis bernama Daeva Anneira yang saban hari bertanya:
"Kapan aku mati?"
"Tidak bisakah aku yang mati terlebih dahulu?" timpalnya.
[HALLUCIGENIA]