Hampir Sampai

Oleh: Langgeng Ikhtiar Pribadi

Blurb

Di kepala Kiara, masa depan selalu punya satu aroma: bau jaket jins usang dan asap knalpot motor bebek milik lintang. Mereka memulainya dari bangku SMA. Dari zaman uang jajan pas-pasan, hingga sama-sama bertarung menembus macetnya jam pulang kantor di kota yang sama.

Selama bertahun-tahun, Kiara tidak pernah keberatan menjadi tempat reparasi. Menambal atap ego Lintang yang bocor, merawat setiap ragu dan ketakutan finansial cowok itu sebagai anak pertama yang memikul beban keluarga. Kiara selalu percaya pada kata nanti. Dia rela menunggu di garis start sepanjang usia mudanya.

Sampai akhirnya, kata nanti itu kadaluwarsa. Lintang memilih mundur karena lelah merasa gagal sebagai laki-laki.

Namun, satu tahun setelah perpisahan yang Kiara kira demi kebaikan bersama, selembar kertas putih gading mendarat di mejanya. Di sana, nama Lintang tercetak rapi dengan tinta emas, bersanding dengan nama perempuan yang baru dikenalnya beberapa bulan.

Hari itu Kiara baru tersadar; Lintang bukan tidak siap menikah. Lintang hanya tidak siap jika menikahnya harus dengan Kiara.

"Aku yang merawat ragumu, dia yang menuai siapmu."

Lihat selengkapnya