Blurb
Mereka tidak pernah jadian.
Tidak pernah resmi.
Tapi semua orang tahu—mereka lebih dari sekadar teman.
Ia selalu ada di saat yang tepat.
Mengirim pesan lebih dulu, menunggu tanpa diminta, peduli tanpa pernah berani menyebut rasa.
Sedangkan ia. . .
menunggu satu kalimat yang tak kunjung diucapkan.
Di antara obrolan malam, tawa kecil, dan kebiasaan sederhana,
tumbuh harapan yang diam-diam disimpan.
Sampai suatu hari, seseorang datang dengan status yang lebih jelas.
Dan saat itu, barulah disadari:
menunggu tanpa kepastian bisa lebih menyakitkan
daripada ditolak secara terang-terangan.
Hampir, Tapi Tak Pernah
adalah cerita tentang cinta pertama yang nyaris jadi,
namun harus selesai tanpa pernah benar-benar dimulai.
BearW