Mentari pagi menyoroti wajah Rondo. Sinarnya yang memantul dari kacau sangat berkilau hingga membuat Rondo terbangun dari pingsannya.
Pelan-pelan Rondo membuka matanya. Setelah terbangun dengan penuh, ia melihat sekelilingnya—dimana ia masih ada di dalam mobil. Ia meraba-raba seragamnya.
"Dimana aku? Kenapa aku pingsan?"
Rondo kemudian memegang bagian pergelangan tangannya. Ia merasa sesuatu begitu aneh. Ia pun mulai mengangkat tangannya. Di tangannya, ada sebuah gelang dengan warna biru tua. Rondo pun mencoba menyentuh gelang tersebut dengan jari telunjuknya. Beberapa saat kemudian, layar hologram kecil berwarna biru muda sedikit transparan menyembul di hadapannya.
[Name: -
Health:
Mood: Neutral
Growth Point: 0
[Stats] [Messages] [Notifications] [Settings] [Close] ]
"A-apa ini?"
Rondo kemudian menekan kolom 'Notification'.
[Tidak ada notifikasi]
[1 Pesan baru!]
"Eh, pesan baru?" ucapnya sambil menekan kolom 'Message' dengan tergesa-gesa.
[Jay]
Hei, kau sudah bangun?
Ayo, cepat keluar dari mobilmu. Kau harus segera masuk sekolah.
"Dari Jay? Astaga, aku harus cepat-cepat keluar sepertinya."
Rondo berusaha keluar dari mobil dengan terburu-buru. Namun, UI hologram yang menyembul belum ia tutup—membuat UI tersebut sesekali terkena glitch dan visibilitasnya terganggu.
Dengan susah payah, Rondo pun akhirnya berhasil keluar dari mobil. Setelah keluar dari mobil, Rondo berdiri di depan sebuah gerbang terbuka yang sangat besar. Rondo sangat terkesima dan menohok tidak percaya melihat pemandangan di depannya.
Di depan, ia melihat sebuah gedung pusat super megah dari jarak yang cukup jauh. Sementara lingkungan disekitar Rondo ada beberapa lapangan yang sangat luas.
Rondo tampak sangat antusias. Ia pun mulai melangkah memasuki gerbang besar tersebut. Angin segar perlahan-lahan menyapu rambutnya. Setelah beberapa langkah Rondo berjalan memasuki gerbang tersebut, tiba-tiba terdengar suara.
[Registrasi terkonfirmasi. Selamat datang di Nexhile School, Rondo!]
Langkah Rondo terhenti di tengah jalan karena suara tersebut. Kemudian ia mengangkat tangannya. Disitu, ia pun tersadar bahwa ia belum menutup UI hologram yang menyembul di gelangnya.
"Astaga! Ini belum tertutup dari tadi? Ya ampun... Ini gimana cara menutupnya? Rusak tidak, ya?" ucap Rondo sambil mencoba menekan beberapa kolom. Rondo malah membuka kolom settings yang menampilkan lebih banyak kolom lagi hingga membuatnya menjadi semakin bingung.
"Bodoh, kau cuman perlu menekan tombol 'close' di sudut kanan," ucap seorang gadis melalui telinga kanannya sambil menunjuk kolom 'close'.
Dengan cepat, Rondo mencoba menekan tombol 'close'. Akhirnya tampilan UI tersebut merapat hingga semuanya tidak muncul lagi.
Rondo pun menengok ke samping kanannya. Disitu, ada sebuah perempuan berambut bob pendek berwarna ash brown. Ia memakai seragam yang sama dengan Rondo, roknya berwarna hitam dengan stocking hitam panjang.
"Uh, hai. Terimakasih sudah bantu. Aku tadi—"