Hari Dimana Ceritanya tentang kita

E. Karto
Chapter #1

Rintik hujan Bulan Desember

Semilir angin malam di bulan Desember memang tak pernah gagal dalam menjalankan tugasnya.

Tiap tahun,ia hadir bukan sekadar sebagai pergantian musim,melainkan sebagai pengrajin memori yang mahir memahat momen-momen indah di dinding ingatan.

Angin itu membawa aroma tanah basah dan sisa-sisa embun yang mulai turun,menyelimuti segala yang bernapas dengan dekapan yang gigil namun menenangkan.

Di taman depan Istana Cipanas,hamparan rumput hijau yang rapi menjadi saksi bisu seorang pemuda yang sedang merebahkan diri.

Kulit yang terpapar langsung oleh hawa dingin akhir tahun itu seolah telah berkawan karib dengan cuaca ekstrem pegunungan.

Tak ada sedikit pun rasa sakit atau ancaman meriang yang menghampiri,meski suhu terus merosot turun mengikuti putaran jarum jam.

Lihat selengkapnya