Hari Dimana Ceritanya tentang kita

E. Karto
Chapter #11

Saksi langit februari dan restu dibalik gorden



11 Februari 2019


Langit penuh bintang menghiasi malam itu di kawasan Puncak,Bogor.

Tempat yang biasanya diselimuti kabut tebal berudara dingin itu memberikan kesan yang sangat berbeda dari biasanya.

Malam ini,semesta seolah sedang berbaik hati; tak ada mendung,tak ada rintik hujan yang mengganggu pandangan.

Bukan lagi air mata kehilangan yang tersamarkan oleh air hujan,melainkan kehangatan kebersamaan menuju niat baik yang seolah diamini oleh para penghias malam ciptaan Tuhan.

Hari itu memang bukan pertama kalinya aku mengajak Nada pergi jalan-jalan,tapi entah hanya perasaanku saja atau memang demikian,pergi berduaan setelah mendapat restu dari kedua orang tuanya memberikan kesan yang sungguh sangat berbeda.

Ada getaran yang jauh lebih dalam. Bukan hanya rasa cinta yang bergejolak di dalam dada,melainkan ada pula beban rasa tanggung jawab yang tumbuh tanggung jawab untuk menjaga putri kesayangan dua insan yang telah mempercayakannya padaku.

"Jadi gimana,Nil?" tanyaku memecah keheningan,suaraku sedikit dinaikkan agar terdengar di balik helm sambil terus mengendarai motor dalam perjalanan pulang ke rumah Nada.

"Apanya yang gimana?" sahutnya dari belakang,kepalanya menyandar nyaman di bahuku.

"Rencana kamu berikutnya? Apa sudah terbayang sesuatu?"

Lihat selengkapnya