Minggu pagi yang sangat cerah tanpa Car Free Day,tanpa rencana jalan-jalan,juga tanpa sisa lemas akibat begadang nonton bola karena jadwal liga yang masih membeku.
Ya,ini adalah waktu yang sangat tepat untuk melakukan kegiatan suami-istri di pagi hari... kegiatan yang sangat mungkin dilakukan dengan penuh gairah mengingat kami hanya tinggal bertiga dengan bayi kecil kami.
Ruang tamu,ruang kerja,dapur,atau bahkan halaman belakang bisa jadi pilihan tempat yang menarik,hehe!
Apa kegiatannya? Ya tentunya bersih-bersih rumah bersama! Hehehe! Di kondisi pandemi,menjaga kebersihan rumah bukan cuma soal estetika,tapi soal bertahan hidup,meski butuh effort luar biasa besar hanya untuk beranjak dari kasur.
Namun tak kusangka,mendekorasi ulang seisi rumah bersama orang yang dicinta ternyata bisa jadi kegiatan yang sangat menyenangkan di tengah masa lockdown yang menjemukan.
"Hihihi! Ternyata kamu masih nyimpen semua ini!" seru Nada tiba-tiba. Mata bulatnya berbinar saat ia membongkar sebuah kotak plastik di pojok ruang kerjaku. Di dalamnya,tersimpan rapi kumpulan photocard,lightstick,dan berbagai suvenir JKT48 milikku yang tertata di album khusus.
"Iya dong! Itu salah satu harta paling berhargaku sebelum aku kenal kamu," jawabku bangga sambil mengelap debu di rak buku dengan kemoceng,sesekali bergaya seperti konduktor orkestra.
"Wih!! Aku gak punya foto-foto spesial yang ini. Kamu dapet dari siapa? Buat aku ya?" Nada mengangkat sebuah photocard langka dengan senyum penuh kemenangan.