Beberapa menit kemudian pintu belakang terbuka. muncullah Margaret dari sana membuat Adara yang melihat itu tersenyum dan berjalan ke arah Margaret. Sedang Keanu yang memilih tetap duduk di sofa dengan wajah tegang.
"Mama," sapa Adara memeluk mertuanya.
"Ah, Putriku yang cantik," ucap Margaret lembut sambil membalas pelukan Adara. Margaret adalah orang yang tegas dan berwatak keras. Hanya pada Adara saja ia bersikap lembut.
Pemandangan di hadapannya menjadi hal yang biasa bagi Keanu sejak dulu. Kadang ia berpikir apakah Adara anak kandung mamanya dan dia hanyalah anak adopsi. Mengingat tatapan benci yang selalu mamanya beri padanya dan kasih sayang mamanya pada Adara ketika sahabatnya membawa Adara kecil ke rumahnya. Maka saat itu ia bisa melihat wajah tegas itu berubah lunak. Bahkan senyum itu hanya untuk Adara saja.
Dulu ia ingat ketika SMA ia sempat melakukan tes DNA dan hasilnya ia positif anak dari seorang Margaret. Tapi yang tak bisa ia mengerti kenapa mamanya bersikap dingin padanya dan tatapan itu penuh dengan kebencian? Tapi bagaimanapun sikap mamanya, Keanu tetap menyayangi dan menghormatinya.
Adara mengajak duduk Margaret di hadapan Keanu. Lalu mereka berbincang-bincang hingga membuatnya lupa tujuan awal dia ke sini.
Keanu berdehem membuat kedua wanita di hadapannya beda generasi tersebut menoleh pada Keanu. "Keanu sudah membawa Adara kemari sesuai dengan permintaan Mama. Keanu harap Mama bisa menerima Maria dan Mutiara," ucap Keanu yang membuat raut wajah Margaret berubah. Yang awalnya lembut kini berubah jadi datar dan Keanu dan Adara tahu itu.
"Ma," ucap Adara memegang tangan Margaret. Mencoba menenangkan agar Margaret tidak meledak.
Margaret menatap Adara lembut. Entah kenapa tetes demi tetes air mata mengalir di pipinya. Membuat Adara yang pertama kali melihat air mata itu tekerjut. Sedangkan Keanu yang melihat mamanya untuk yang kedua kali menangis karenanya merasa bersalah.
"Maafkan Mama Adara, Mama tidak bisa mendidik putra Mama menjadi orang yang baik hingga dia menyakitimu begitu dalam," ucap Margaret, terlihat merasa bersalah atas tindakan Keanu pada Adara. Dan bagi Keanu entah dia harus bahagia atau sedih karena di usianya yang mrnginjak 27 tahun, ini kali pertama mama menyebutnya dengan Kata Putraku.
Dengan telaten Adara menghapus air mata Margaret, ibu angkatnya dan sekaligus merangkap menjadi ibu mertuanya. "Tak apa, ini bukan salah Mama, ini semua salah Keanu yang mengkhianati Adara," ucap Adara menyeruakan keluh kesahnya. "Bagi Adara, Keanu adalah masa lalu yang menyakitkan dan harus dilupakan. Adara ke sini hanya ingin bercerai dari Keanu," ucap Adara final akan keputusannya.