Hayalism

Pipo Vernandes
Chapter #5

Good looking itu Penting!

Hari ini, Dino masih memiliki jadwal mendatangi sebuah bank yang mengadakan wawancara kerja langsung untuk posisi frontliner.  

Di sebuah aula, Dino melihat sudah banyak antrean para pencari kerja yang membuatnya meragu. Dino terdiam sambil menghela napasnya menatap panjangnya barisan manusia yang mengular. Terlihat spanduk besar di muka barisan yang bertuliskan “Wawancara Kerja”

Dino memandangi sekitarnya, semua orang di sini mempunyai penampilan yang menarik. Fisik mereka sangat cocok untuk bekerja di garda terdepan, dan menjadi salah satu faktor yang membuatnya meragu. Ia menatap kagum para peserta lain, sembari beberapa kali membayangkan dirinya yang terasa kontras di sana. 

Sebelum masuk ruang wawancara, semua peserta diperiksa secara fisik. Ada beberapa peserta yang diminta pulang karena dianggap tidak sesuai persyaratan fisik, termasuk Dino. 

Dino menggenggam kuat tangannya, keraguannya cukup beralasan. “Gua gagal bahkan sebelum mereka terima dokumen, mereka belum tahu isi kepala gua. Apa Pipo juga alami ini?” batinnya. 

Dino ke luar gedung dan menatap ragu handgrip motor yang ia pegang. Tangannya meremas karet tuas gas itu, semakin lama semakin mengencang. Dahinya mengernyit dan bibir yang ia rapatkan serta tatapannya yang kosong. Nyanyang. Terasa ada yang mengganjal tanpa ia bisa jelaskan. Dino alihkan pandangannya menatap sekitar, lalu ia memutuskan untuk berjalan menuju ke sebuah warung kecil yang berada di pinggir jalan. 

Terlihat penjaga warung yang duduk di dalamnya. Dino langsung mengambil sebuah minuman dari dalam kulkas showcase yang berada di depan warung kayu kecil ini. 

“Bang, rokok A, ya sebungkus, sama ini kopi Granata." Dino menunjukkan sebuah minuman kopi gelas yang ia pegang. 

Lihat selengkapnya