Hayalism

Pipo Vernandes
Chapter #10

Kejar Karier

“Dengan kondisi nasabah yang berprofesi sebagai seorang penulis, rasanya cukup berat untuk memberikannya Kredit Konsumtif Multiguna. Apa lagi rata-rata royalti yang ia terima per bulan cukup tidak mencapai rasio minimal 50% dari jumlah cicilannya. Menurut Bapak bagaimana?” tanya Dino pada seorang Account Officer. 

“Secara kapasitasnya pada royalti terakhir memang cukup jelek, Pak. Tapi kalau Bapak lihat tahun-tahun sebelumnya ia terima jauh lebih besar. Jadi menurut saya ini cukup aman, apa lagi kolateralnya mencukupi.” 

“Kalau belum satu tahun nasabah mengalami gagal bayar seperti ini, siapa yang bertanggung jawab? Dan kredit ini juga terindikasi penjualan aset secara cepat. Nilai appraisal yang tertera di dokumen juga lebih tinggi dibandingkan harga pasaran. Dan Bapak terima berapa uang?” tanya Dino dengan tegas. 

Auditee tersebut terus berkelit, Dino terus memburunya seperti seekor dubuk yang lapar. Hingga akhirnya berhasil mendapatkan sebuah temuan yang cukup membuat namanya menjadi perbincangan para atasan. 

Dino tahu hal itu bagus untuk kariernya. Sebagai seorang karyawan baru, ia cukup mencuri perhatian dengan kemampuannya. Namun rasa senangnya tidak terbawa ke dalam kamarnya. Pria muda itu sering menatap saksama wajahnya di cermin, ia diam mematung. 

“Apa harus sama dia, Nge?” 

“Kalau dengan yang lain apa nanti jadi Dino juga?” 

“Gak tahu, Nge, tapi kan gennya pasti beda.” 

Lihat selengkapnya