Hayalism

Pipo Vernandes
Chapter #48

Satu Langkah Menuju

Di Kopi Warung, Dino dan Feli duduk di sebuah bangku dekat dengan panggung musik dan langsung memesan makanan yang Dino suka, yaitu Hummusakkachori dan sebuah minuman Cheesfe, menu yang mengingatkannya pada Mama.  

Grup musik yang tampil malam ini menyadari kehadiran Dino dan dengan sengaja mereka membawakan karyanya. Dino yang semula biasa saja, perlahan mengetuk-ngetuk meja dengan ujung jarinya. 

Feli menggenggam tangan Dino yang perlahan berkeringat dan menghentikan ketukannya. 

Dino berdiri dari tempat duduknya lalu memberikan sejumlah uang pada grup musik itu dan meminta mereka untuk menyanyikan lagu SkySka sebagai gantinya. 

“Lu suka ini juga?” tanya Feli sembari menaikkan alisnya. 

"Biasa aja sih, gua sering denger lu putar ini.” 

“Oh, gitu ..., tapi lu peka juga ya Din? Gua kira lu cuek.”  

“Gimana gua gak peka, saban hari lu putar di kios,” ucap Dino sembari menyulut rokoknya.  

“Iya sih.” Feli tertawa kecil. “Gua kepikiran deh sama permintaan lu di mobil tadi. Apa lu serius?” Feli mengikuti Dino membakar rokoknya. 

“Menurut lu, apa gua kelihatan bercanda, Fel?” 

“Ya, gak sih, tapi kan kita belum lama kenal, kenapa lu bisa seyakin itu sama gua? Sampai lu mau mutusin untuk mau nikah sama gua? Apa lu udah sepercaya itu dan seyakin itu sama gua?” 

“Gua mau tanya, kenapa lu setiap hari deketin gua?” 

Lihat selengkapnya