Hayalism

Pipo Vernandes
Chapter #54

Berisik!

Rumah baru untuk pasangan yang baru meresmikan hubungan adalah hal yang sangat wajar, begitu pula dengan Dino dan JJ, mereka memutuskan untuk mandiri tidak tinggal di rumah salah satu orang tua.  

Rumah baru itu berdiri di salah satu kompleks mewah di Kota Belago, menggantikan rumah mewah yang sebelumnya ada di Kota Bebala. Mereka memilih kota metropolitan itu untuk menjembatani antara Kota Bebala dan Kota Goco, dan juga karena kota ini menjadi pusat perekonomian yang masyhur di Negeri Waya. 

Dino dan JJ rutin mengunjungi Ibu, seminggu bisa sampai tiga kali, begitu juga mengunjungi Ubak dan Umak. Tak jarang mereka berlibur bersama, mengunjungi beberapa negara di beberapa benua. Dulu, berkhayal tentang luar negeri adalah tabu untuk Dino, namun sekarang semua itu adalah kegiatan normal untuknya. Yang dulu hanya berkendara roda dua sekarang kendaraan roda empat, bahkan satu kendaraan untuk setiap anggota keluarga. 

Dino banyak menghabiskan waktunya di perusahaan label, rapat dengan berbagai pihak yang akan memakai lagunya, serta wawancara dengan beberapa media. Cukup jarang ia berada di rumah, karena harus terus menjual stok lagunya yang masih banyak. 

Di mobil mewahnya yang tersekat antara penumpang dan pengemudi, Dino memainkan laptopnya, ia membuka beberapa tab yang berisikan jadwal pertandingan yang harus segera ia kirimkan pada Seth, lengkap dengan skor, pencetak gol, menit gol, penerima kartu, dan lain-lain yang berisikan detail setiap pertandingan. 

“Nge, bola dulu atau lagu nih?” 

Gak keduanya sih!” 

“Maksud lu, Nge?” 

Lu bahagia dengan semua ini?” 

Lihat selengkapnya