Bencana banjir menimpa Kota Goco memorak-porandakan seluruh kota. Mama dan Dino terus memantau kondisi rumah mereka melalui orang-orang kepercayaan.
“Artinya ini beneran? Apa ini khayalan Pipo aja kali ya, bikin cerita tentang penjelajah waktu?” Dino membatin sembari membaca buku bersampul merah yang jelas mengatakan hal itu.
Setiap hari Mama rutin menyalurkan bantuan hingga kota tersebut pulih. Rumahnya terdampak cukup parah, berhasil ia renovasi seperti kondisi semula.
Beberapa minggu kemudian, bulan Mei sudah berada ditanggal satu. Dino sedang sibuk dengan proyeknya untuk merilis ulang lagu Pipo, dengan seorang produser yang sama seperti sewaktu peluncuran pertama.