Hi, Dear Diary

Heretemian
Chapter #29

Chapter XXVIII

21 Maret 2018–Aileen sudah siap dengan kemeja putih dan dibalut dengan rok denim setengah tiang. Bando berwarna pink muda dengan induk kucing berbahan bulu sintetis sudah terpasang di atas kepalanya. Hari ini adalah hari dimana perempuan imut itu harus photoshoot untuk brand skincare.

“Abang, aku berangkat dulu yaa.” Aileen meminta izin pada Danin untuk berangkat kerja. Kali ini Aileen ingin mencoba berangkat sendirian dulu. Niatnya sudah jelas ingin belajar mandiri dan tidak ingin bergantung dengan Danin, pelan-pelan. 

“Mau dianterin gak, dek?” Tanya Danin. Melihat kakak pertama yang belum mandi, Aileen lebih baik berangkat duluan daripada telat. “Gak usah bang, aku udah pesen ojek juga,” jawab Aileen lesu. 

“Oh iya atuh dek, gapapa, hati-hati yaa.” Aileen salim sama Danin dan pergi meninggalkan ruangan itu. 

***

Aileen memasuki pintu sebuah rumah studio yang ada di Kelapa Gading. Lobinya sangat luas dan terdapat meja resepsionis yang besar dan sofa yang empuk. Taman yang memiliki air mancur itu membuat mata kembali segar. 

Perempuan itu duduk di sofa panjang berwarna abu-abu muda. Mengeluarkan ponselnya dan mengabari pihak Kaira Management yang menghubungi Aileen. 

Aileen: Selamat pagi kak. Mohon maaf mengganggu waktunya. Saya sudah sampai di lobi studio. Terimakasih.

Kaira Management: Selamat pagi kak, tunggu sebentar ya kak.

Lihat selengkapnya