Hi, Dear Diary

Heretemian
Chapter #31

Chapter XXX

18 April 2018–Hari itu memang jadwalnya mengerjakan tugas dengan teman-temannya. Nantha pergi ke sebuah kafe yang sangat bebas. Terlihat seperti kafe biasa yang berdiri di ruko pinggiran daerah Konoha. Namun tertutup kaca film Oneway untuk menjaga privasi pengunjung. Jadi orang lain tidak bisa melihat pelanggan yang sedang mabuk keras. 

Perempuan itu memakai hoodie oversized berwarna abu-abu tua dengan kupluk yang terpakai di kepalanya, dan masker hitam yang terpasang di mulutnya. Nantha berjalan cepat melewati meja berisi botol minuman beralkohol ke arah belakang yang ada tangga ke lantai dua. 

Sesampainya di lantai dua, Nantha pun kaget bahwa teman-temannya membawa beberapa botol whisky dan gin, matanya terbelalak melihat Aisha, Bella, Fiona, dan Akanni tengah minum beberapa gelas. Badannya membeku seperti patung dengan gayanya. Jantungnya berdegup kencang tanpa henti. benaknya langsung berpikir.

Really? Seriously?

It’s this kind of a joke?

Nantha tak bisa berkata-kata lagi. Aisha memanggil Nantha dengan mata hampir setengah sadar, “Nantha, kesini Nantha, kita ngejokes bareng.” Aku berjalan mundur dengan jantung yang berdebar. 

Nafas perempuan pendek itu sudah sesak tak kuasa menahan tangis. Tangan Nantha meraih besi pembatas tangga. Berusaha untuk turun dari kafe itu. 

Fiona menyekoki Nantha dengan segelas penuh whisky. Nantha menutup rapat mulutnya dengan tangan. Bella menarik paksa dua tangan Nantha yang menempel dan menahanya ke belakang seperti terikat jeruji. “Gapapa, gak dosa kok,” ucapnya berusaha menuangkan whisky itu ke dalam mulutnya.

What? Bahkan seorang Aisha yang selama ini Nantha kira baik pun ternyata pecandu alkohol? Oh my god, I don’t wanna be her friend anymore. Dia seperti setan. 

Alkohol itu sudah masuk ke dalam kerongkongannya. Awalnya tak ada yang menyadari pembullyan itu. Nantha mencoba menarik tangan Nantha. Namun genggamannya sangat keras. Aisha berbisik dengan sinis sembari menahan mulutnya agar tetap terbuka, “Rasain kamu mabuk disini, biar kamu dikira anak gak tau diri, jadinya aku bisa dapetin perhatian keluarga aku di rumah.”

Danin yang tadinya sedang mengerjakan pekerjaan freelance nya berdua dengan Aileen. Menatap Nantha dari tadi diperlakukan seperti itu bergegas menarik Nantha yang sudah sekarat dari teman-temannya dan membawa ke mejanya. 

Lihat selengkapnya