Hi, Dear Diary

Heretemian
Chapter #40

Chapter XXXIX

Tak sekali dua kali aku berpikir ingin bunuh diri. Melompat dari sisi samping genteng. Jatuh dari ketinggian 120 meter. Hidup tenang di alam kubur.

Disini realitanya tidak seperti itu. Jatuh dari sisi samping genteng. Banyak orang mengerubungiku. Membawaku ke rumah sakit. Dituntut untuk melanjutkan hidup yang amat menyiksa diri. 

Tetapi buku ini belum terbit. Jika aku memutuskan untuk mengakhiri perjuangan ini, bagaimana buku kesayanganku ini bisa ada di rak gramedia? Bagaimana aku bisa menjadi seorang Brian Khrisna?

Aku menulis surat ke seorang asisten psikolog yang selama ini aku percaya bisa menyembuhkan diriku. 

Hari ini benar-benar kacau. Saat itu aku baru saja bangun tidur langsung mencabut kabel charger yang tertancap di ponselku. Main hape sebentar. Kakakku masuk ke dalam kamar. Melontarkan sebuah pertanyaan dengan nada tinggi. 

“KAMU KENAPA SIH PAKE ACARA NYURUH INI NYURUH ITU?? AKU GAK SUKA!!” amuknya berlinang air mata. 

Aku sudah tahu bahwasannya kemarin ia sangat kesal. tetapi aku tidak ingin mencari tahu lebih lanjut, karena sudah bukan ranah aku untuk mengetahui urusannya. 

Lihat selengkapnya