Hidup Dengan Mayat ~Novel~

Herman Siem
Chapter #4

Ada Sesuatu Yang Disembunyikan

Suasana kamar terlihat romantis, mencekam seram, terpasang berapa pasang lilin menyalah dan dilengkapi dengan aneka bunga dalam pot.

Heri akan masuk kedalam kamar tidak jadi, karena merasa ada yang sudah berdiri belakangnya lagi. Benar saja sudah berdiri Arwah Nena dibelakang Heri semakin merasakan firasat tidak enak, kemudian wajahnya di tengokkan kebelakang, semakin mendekati wajah Arwah Nena saat wajah Heri menengok kebakang.

Terkejut Heri melihat wajah seram Arwah Nena, seketika lampu kamar terang, semakin bertambah terkejut Heri saat sudah berdiri Bima menepak pundak Heri.

"Sedang apa kamu disini, Heri. Sana lekas tidur?!" tanya Bima pada Heri berjalan perlahan sebentar-bentar melirik kearah kamar dan ruangan tengah yang sepi.

Pintu ditutup oleh Bima dari dalam, lampu ruangan tengah padam terang, tampak terlihat duduk Arwah Nena disopa dan terdengar lagi suara musik dansa dari dalam kamar.

Heri masih mengurungkan untuk tidur padahal dirinya sudah ada berdiri depan pintu kamarnya. Tapi kayaknya ada yang memanggil dalam perutnya, karena perutnya merasa lapar.

"Perut? rasanya mau ngajak makan nih," guman Heri melangkahkan kedua kakinya kearah dapur dengan melewati lorong kamar yang pintunya tertutup.

Heri kedapur dan bertemu dengan Mbok Mar, pembantu rumah tangga setia tidak jadi melanjutkan jalan saat ditanya Heri duduk sudah dikursi, yang awalnya Mbok Mar ingin segera beristirahat karena sudah malam.

Mbok Mar duduk melihat sekitar ruangan dapur, hanya diam membisu peralatan dapur dan peralatan makan tertata rapi pada tempatnya. Ada rasa ketakutan makin berkelana dalam hatinya, pasti Heri akan bertanya tentang sesuatu pada dirinya.

"Mbok Mar kenapa? Seperti sedang ketakutan saja?" tanya Heri sembari ikut melihat ruangan makan yang sepi.

Terdengar suara musik dansa dari lorong jalan saat dilirik Heri. Lantas Mbok Mar cepat beranjak bangun dari duduk.

Lihat selengkapnya