Blurb
Bara tidak pernah menyangka jika benjolan sebesar biji jagung di belakang telinga mampu mengubah jalan hidupnya. Semula dia masih patuh mengejar harap. Namun, face paralysis perlahan merenggut kehidupan normal beserta dunianya.
Takdir bahkan dengan terang mengungkap fakta bahwa selama ini keluarganya hidup dalam kebohongan. Ada keputusasaan di balik senyum Bunda, juga beban menumpuk di pundak kembarannya.
Sementara Bara ... justru berpura-pura lupa bahwa dia penyebabnya.