HTS

Muhammad Ahnaf Putranto
Chapter #8

Luka Alya

Kevin semakin tenggelam dalam depresinya. Di sekolah, dia sering terlihat melamun di kelas, kehilangan fokus dan minat pada pelajaran. Guru-gurunya mulai memperhatikan perubahan perilaku Kevin, tetapi tidak ada yang tahu bagaimana cara mendekatinya.

Pelatih Rudi dan Asisten Pelatih Andre juga mulai memperhatikan bahwa Kevin tidak sebersemangat biasanya saat latihan basket. Mereka mencoba berbicara dengannya, tetapi Kevin hanya memberikan jawaban singkat dan menghindar dari percakapan. 

Pelatih Rudi dan Asisten Pelatih Andre juga mulai memperhatikan bahwa Kevin tidak sebersemangat biasanya saat latihan basket. Mereka mencoba berbicara dengannya, tetapi Kevin hanya memberikan jawaban singkat dan menghindar dari percakapan.

Suatu hari setelah latihan, Pelatih Rudi memanggil Kevin ke ruangannya. "Kevin, saya ingin bicara denganmu," katanya dengan nada penuh perhatian.

Kevin memasuki ruangan dengan rasa enggan, menundukkan kepalanya. "Ada apa, Coach?"

Pelatih Rudi menatap Kevin dengan tatapan serius. "Saya dan Asisten Pelatih Andre sudah memperhatikan perubahan perilakumu. Kamu tidak seperti biasanya. Ada sesuatu yang mengganggumu?"

Kevin menggigit bibirnya, merasa tertekan. "Saya baik-baik saja, Coach. Mungkin cuma lelah."

Lihat selengkapnya