Hujan Pertama Di Musim Semi (Buku I: Bramanta)

Indra Afriza Arsad
Chapter #27

Menyampaikan Diri Di Depan Umum

Undangan itu datang dalam bentuk fotokopi kusut. Tidak ada kop surat mewah. Tidak ada stempel penting. Tidak ada amplop resmi. Hanya selembar kertas yang sudah beberapa kali diperbanyak. Damar yang membawanya.

"Bram."

"Hm?"

"Mau ikut baca puisi?"

Bram mengangkat kepala. "Apa?"

Damar melemparkan lembaran itu ke meja. "Acara kampus."

"Kenapa aku?"

Damar tertawa. "Karena aku capek bacain puisi terus."

"Itu bukan jawaban."

"Ya, karena panitia minta nama baru."

Sunyi.

"Lalu?"

Lihat selengkapnya