Episode 12
Apa Ada Angin di Jakarta?
Alifia telah mendapat informasi dari papanya, meski kurang akurat, atau tidak lengkap. Kata kunci, kata papanya melalui telepon dan pesan what’sApp, adalah bar, pub, kelab, lounge, diskotek, spa, panti pijat, dan rumah bordil.
Nama Ajeng Zulaikha di Jakarta itu melimpah. Dan bagaimana jika nama itu berpindah resmi ke kota lain, Bandung, misalnya? Atau ke luar Jawa?
Alfin dan Alifia bersepakat, bahwa mencari nama itu di Jakarta, yang tidak terlalu jauh dari daerahnya. Dan, orang yang bisa diandalkan adalah Zoey Arabelle. Karena dia ratu pesta dugem.
“Bagaimana mungkin aku menghamba-hamba pada Zoey untuk membantu kita?”
“Apa ada teman kamu selainnya yang selevel dengannya?”
“Tidak ada.”
“Tidak mungkin kita menyisir tempat hiburan tanpa guide …”
“Masalahnya, harga diriku!”
“Yang kedua, kita butuh mobil. Hujan masih labil.”
“Gampang itu. Bisa pakai kendaraan nenek.”
“Gimana dengan Zoey? Kamu mau memaafkannya? Bukankah dia sudah minta maaf kepadamu beberapa kali?”
“Nanti kupikir lagi …”
Sejatinya, pikiran Alfin terganggu dengan informasi Alifia mengenai keberadaan ibunya. Mengapa ibuku di tempat-tempat yang laknat seperti itu menurut banyak orang? Apa yang terjadi pada ibuku ketika mengambil keputusan itu? Mengapa, Tuhan, garis nasib kami betapa berbelok-belok? Belok kiri, jalan terus?
Keesokan harinya, Alifia dan Zoey bertangis-tangisan, bermaaf-maafan, di sebuah kafe langganan. Mengulang janji persahabatan. Tak boleh retak, meski kapal berderak. Layar tak robek, walau angin menggalau. Kapal tak pecah, meski ombak bak pisau mencacah.
“Maafin gua ya, Fia …”
“Udah gua maafin kok …”
“Gua akan lakuin permintaan elu dengan sepenuh hati, sebagai penebus dosa gua ke elu dan Alfin!”
“Aku yakin. Thanks, Zoey.”
Zoey Arabelle, gadis berambut keriting curly.
Berwajah gotik.
Berkulit porselen eksotik.
Sepuluh kuku jemari tangannya kerap dihias kutek;
berganti warna setiap ke disoktek.
Kadang bersikap manis, kadang jutek.
Zoey telah memetakan tempat-tempat hiburan yang musti dikunjungi dari ujung Barat ke Timur, dari Utara menuju Selatan. Pertanyaannya, mereka cukup umur? Under age dilarang masuk bar dan semacamnya. Tapi, aturan ketat itu, kenyatannya, kadang tak berlaku. Dan memang, selama ini, Zoey mengadakan pesta dugem atau clubbing bersama kakak iparnya yang lebih tua atau clubbing di rumah-rumah mewah.