I Know Everything

Arjun
Chapter #21

Chapter-20

Matahari mulai meredupkan cahayanya.

Langit biru yang ada di langit perlahan kehilangan warna cerahnya.

Mobil dan kendaraan lain berlalu-lalang tanpa ada yang berhenti.


Vina menghentikan langkahnya di gerbang, menoleh ke kanan dan kirinya.


Remi menyandarkan tubuhnya di pagar pembatas sekolah, dengan sekujur tubuhnya menghadap ke jalan raya.


Vina tanpa berfikir panjang berjalan menghampirinya.


Remi sedikit membelokkan kepalanya ke arah Vina, sebelum akhirnya menoleh penuh.

“Eh, Vivin, dateng beneran lu ternyata.”


“Situ yang nyuruh, Kamu ngajak aku kemana emang?”


Remi menegakkan tubuhnya. “Lu maunya kemana? Gw mah ikut aja.”


Vina menatapnya datar. “Kamu yang ngajak loh, bukan aku.”


“Iya, tau. Cuma gw ga mutusin tempatnya.”


Tubuhnya membungkuk sampai sejajar dengan Pals yang berada di genggaman Vina.

“Jadi… Pals. Enaknya kita kemana nih?”


“Apa tujuanmu? Apa yang membuatmu ingin mengajak Vina?” tanya balik Pals.


Remi kembali menegakkan tubuhnya.

“Tujuan gw ya… Jalan-jalan. keliling, nyari angin.”


Pals langsung tidak menjawab.

Tatapannya tetap pada Remi.

“Mungkin sesuatu yang berhubungan dengan alam.”


Remi menggaruk pelan rambutnya dengan jari telunjuk.

“Taman lagi?”


Selang beberapa detik, Ia menjentikkan jarinya.

“Nah, gw tau.”


“Ikut gw, Vin. Gw tau tempatnya.” ucap Remi sekali lagi sembari berjalan.


“Loh, kemana?” tanya Vina.


“Udah, ikut aja. dijamin worth it.”


Vina tidak menanyakan lebih jauh.

Langkahnya perlahan mengikuti Remi.


Namun saat dirinya baru menginjak aspal beberapa kali-


Bzztt… Bzztt…


Suara sering di HP nya bergetar beberapa kali.

Vina meraih ponselnya.


Layar menunjuk nama dari kakaknya.

Ia menarik tangannya ke atas layar, lalu menempelkan ponsel ke telinganya.


“Halo, kak?”


Lihat selengkapnya