I Know Everything

Arjun
Chapter #25

Chapter-24

Langkah mereka kembali sampai di gerbang tempat Vina bersekolah.


Azat menghentikan langkahnya, sambil memandang ke arah bangunan itu.

Cukup lama.


Livy ikut menghentikan langkahnya, sambil tetap memayungi Azat dengan sayapnya.

“Aku udah nanya satpam disini, katanya Vina juga ga masuk ke sekolah.”


Azat tidak menjawab, tatapannya kembali lurus ke depan.

“Siapa tau dia telat terus satpamnya ga sadar.”


“Kamu dari malem sampe pagi loh nyarinya, mana mungkin Vina lakuin itu.”


Tanpa menjawab lagi.

Mereka kembali berjalan pergi.


Setelah beberapa langkah.

Azat menurunkan pandangannya ke arah Livy.

“Kamu mayungin aku tapi kamu sendiri kaga, konsepnya gimana dah?”


“Seneng main hujan aja, lagian sayapku ga enak juga kalo di naikin lama-lama.”


“Terus ini?” balas Azat sambil menunjuk ke atas.


“Maksudnya buat aku sendiri, kalo buat orang ga terlalu pegel.”


Azat menganggukkan kepala perlahan.

Langkah mereka kembali berlalu dalam diam.

Tatapannya mengarah ke semua orang yang berjalan di jalan yang sama dengan mereka.


Tidak ada hanya beberapa kali, namun setiap kali orang melewati mereka.


“Kamu tiap orang lewat diliatin mulu, entar dikira copet aku juga kena loh,” keluh Livy.


Azat berdecak kecil.

“Nyari orang yang mukanya kayak penculik.”


Livy tidak menjawab lagi, selain menghembuskan nafas dengan rendah.


Dan tibalah mereka di rumah Azat.

pintu kembali dibuka.


“Ganti baju dulu, kalo lantai basah ku suruh pel,” ucap Azat sembari masuk ke dalam.


Livy bergumam pelan, sambil berjalan masuk.

Pintu kamar Vina kembali dibuka, lalu memasukinya.


Azat berjalan ke seberang, lalu membuka pintu kamarnya sendiri.

Langkahnya sontak berhenti di bingkai pintu.


Pals tergeletak di laci kecilnya.

Dirinya berputar sampai mengarah ke Azat.

Senyum kecil kembali terukir.

“Selamat datang ke rumah, Azat.”


Azat tidak menjawab.

Langkahnya kembali memasuki semakin dalam.


Ia melepas baju basahnya.

Lihat selengkapnya