I Love My Enemy

Melfa Xiv
Chapter #2

Dunia Baru Jung Chang Mi (Part 2)

Siang harinya saat akan pergantian shift, Chang Mi berpamitan kepada rekan-rekannya. Tiba-tiba dari dalam ruangan supervisor muncul Ong Ri, Lucy dan beberapa rekan lainnya sambil membawa bungkusan kecil berpita pink. Lucy menyerahkan bungkusan tersebut dan menyuruh Chang Mi membukanya. Isi bungkusan tersebut adalah gelang mungil berwarna silver. Sambil menahan air mata Chang Mi memeluk mereka satu persatu. “Terima kasih untuk persahabatan ini. Kita akan tetap menjadi keluarga sampai kapanpun.” Ucap Chang Mi di depan rekan-rekannya. 

Selepas dari Ttak Resto, Chang Mi langsung menuju ke kantor In Na. Namun, sesampainya di sana In Na sedang mengantar pesanan online shopnya. Chang Mi menunggu kedatangan In Na di lobi kantor. 15 menit kemudian, In Na tiba di kantor dan keduanya pergi ke rumah Ha Kyo dengan mengendarai sepeda motor.  

Chang Mi terkagum-kagum begitu sampai di rumah Ha Kyo. Dari luar gerbang sudah nampak rumah bercat putih itu terlihat begitu besar. Seorang laki-laki paruh baya keluar membuka pintu rumah tersebut begitu bel dibunyikan. 

“Selamat siang, In Na Aggassi3. Sudah ditunggu ibu di dalam.” Sapa sang penjaga rumah dengan tersenyum ramah.

“Terima kasih, pak Yoo Han.” Jawab In Na sambil memarkirkan motornya. In Na mengajak masuk ke dalam rumah dengan menarik tangan Chang Mi yang masih kagum memandang kesekeliling yang begitu mewah dengan kehadiran air mancur di tengah taman rumah Ha Kyo. 

“Siang, In Na.” Sapa Ha Kyo yang sedari tadi berada di teras rumah menikmati waktu sambil membaca buku. Siang itu Ha Kyo mengenakan dress bercorak bunga dan rambut yang di gelung rapi membuat wajahnya segar di usia yang sudah tidak lagi muda. 

In Na memperkenalkan Chang Mi kepada Ha Kyo sebelum berpamitan karena harus kembali bekerja. Ketika masuk, Chang Mi lagi-lagi dibuat tercengang dengan keindahan dan kemewahan interior yang ditampilkan di ruang tamu. Di ruangan itu banyak sekali barang-barang antik koleksi Ha Kyo. 

“Silahkan duduk!” ucap Ha Kyo membuyarkan lamunan Chang Mi akan keindahan rumah itu. Keringat dingin membasahi telapak tangan Chang Mi karena begitu gugup meskipun ini hanyalah interview untuk dipekerjaan sebagai pembantu. Chang Mi memperkenalkan diri dan memberi infomasi mengenai dirinya. 

“Jadi kamu lulusan S1?” tanya Ha Kyo. Chang Mi menganggukkan kepala pelan. “Apakah kamu yakin ingin menjadi pembantu? Kamu nggak malu?” sambungnya.

Lihat selengkapnya