I love You, Om

Elisabet Erlias Purba
Chapter #6

6. Selamat siang, Om oedipus

"Sialan, lu, Dee ngerjain kita segala." Kimy yang muncul di rumah Dee memaki gadis itu dengan kesal akibat Dee yang tak muncul kemarin siang setelah berjanji akan hang out bareng bersama. Kedatangan kedua sahabatnya itu sekalian untuk memastikan keadaannya dan mengembalikan koper Dee yang tertinggal di rumah Rara.

"Kita udah cemas. Eh, lu nya enak-enakan di sini."

Dee yang saat itu tengah berenang segera naik ke atas. Meraih handuk berupa piyama dan memasangkannya ke tubuhnya yang basah kuyup.

"Sorry, tapi gue sedang gak boleh keluar."

"Om lu, ngehukum lu?"

"Gue malas bicara tentang dia. Berenang bareng, yuk." Dee mendorong tubuh Rara hingga terjun ke kolam renang diantara pekikan sahabatnya itu yang dipenuhi caci maki. Dee menyambutnya dengan tawa. Sementara Kimy yang telah mengantisipasi kejahilan Dee, mengancam marah pada sahabatnya itu.

"Jangan sampe lu berani ceburin gue, masih dengan pakaian gini. Gue timpuk lu pake koper. Pinjamin gue pakaian renang lu."

"Gue juga, Dee!" pekik Rara sambil menuju ke tepi kolam.

***

Rara, Kimy dan Dee menuruni anak tangga dengan tawa. Wajah mereka nampak segar, baru selesai mandi sehabis berenang cukup lama. Bercengkrama sambil menikmati makanan pesan antar Dee kembali diributi pertanyaan tentang Arga dari kedua sahabatnya yang tak toleran itu.

Lah dia bercerita dengan kesal dan marah tentang sikap arogan yang selalu dia terima dari oedipus, tapi kedua sahabatnya itu malah nampak terpesona pada makhluk itu.

"Dia nyelamatin lu."

"Lah, emang gue minta dia tolongin? Nggak kan? Kalau dia nggak muncul seenaknya menghalangin jalan gue, gue nggak bakalan ke gap sama polisi."

"Kok nggak ada fotonya sih, Dee?" Kimy bertanya sambil melahap sepotong pizza super supreme tanpa menggubris ucapan Dee.

"Tauk," Dee menjawab sambil mengoles saus sambal sebanyak mungkin di potongan pizza-nya.

"Awas lu sakit perut entar, Dee," Rara mengingatkan dan dibalas cengiran kecil oleh Dee yang memang selalu sadar dia memiliki sakit maag akut, tapi tidak pernah bisa makan tanpa sambal.

Lihat selengkapnya