Ibu Tanpa Rahim

Nur Azizah
Chapter #19

Bab 19 : Ritual Terakhir Ibu

"Besok, aku enggak ikut antar Pandu," putus Laksmi, di malam sebelum Yudha membawa Pandu ke rumah barunya.

"Kenapa?" Dahi Yudha berkerut.

"Gakpapa. Aku pikir, sebaiknya begitu."

Yudha bertanya-tanya, tapi masih berusaha memahami. Dia tidak mengiyakan ataupun menentang keputusan Laksmi. Seolah mengerti perang di hati wanita itu.

"Aku titip ini aja buat Pandu, ya." Secarik kertas yang terlipat rapi dan sebuah paperbag diberikan Laksmi kepada Yudha. Laki-laki itu tampak ragu menerimanya.

Kemudian, Laksmi meminta izin untuk melihat Pandu terakhir kali sebelum esok akan berangkat.

Di malam yang sunyi, Pandu yang sudah terlelap tidak menyadari keberadaan ibunya. Dia bahkan tidak tahu kalau inilah momen terakhir dia bisa merasakan ritual yang selama ini selalu Laksmi lakukan. Kecupan yang seperti biasa, namun kali ini mungkin sedikit berbeda. Ada doa panjang yang kian lirih dipanjatkan di ubun-ubunnya sebelum kecupan itu Laksmi berikan sambil menahan isak tangis yang nyaris tumpah.

Setelah malam itu, Laksmi tidak menemui Pandu lagi. Bahkan ketika Pandu dibawa masuk ke ambulan untuk menuju bandara dan menempuh penerbangan menuju rumah barunya pun, Laksmi hanya mampu menatap dari kejauhan.

Bersama keempat anak kost yang setia menemani, Laksmi berdiri menatap mobil yang perlahan berjalan menjauh, membawa puteranya menuju kehidupan yang diyakini akan lebih baik. Laksmi tahu, di dalam sana, Pandu juga menangis, sama seperti dirinya. Namun, dia rasa inilah yang terbaik untuknya dan juga Pandu.

Tangis sesungguhnya baru pecah saat mobil ambulan itu benar-benar menghilang dari pandangan. Langit biru menaungi, menjadi saksi atas Laksmi yang pada akhirnya melepas Pandu tanpa amarah, tanpa kekecewaan, tanpa perasaan memiliki, karena sadar bahwa sejak awal dia hanya dimanahi sebuah titipan. Tangisan mengiringi, baginya wajar.

Laksmi yang mengajarkan Pandu cara berjalan dengan kedua kakinya. Laksmi yang mengantar Pandu saat hari pertama masuk sekolah. Laksmi yang mengantar Pandu ke rumah sakit saat vonis dokter mengancam masa depannya. Laksmi juga yang mengantarkan Pandu pada mimpi besarnya menjadi seorang sarjana. Dan hari ini, untuk pertama kalinya, Laksmi berpisah dengan Pandu dan melepasnya pergi jauh. Meninggalkan dirinya yang kini hanya bisa memeluk kesunyian.

Lihat selengkapnya