Ikatan Balas Budi

Heni Supriatin
Chapter #4

Bab 4 - Pekerjaan Dan Adaptasi

Waktu itu aku harus beradaptasi, susah senangnya, kampungnya kampung adat. Orangnya ramah, Senyum. Nanya “Gimana mbak betah disini? kalau ada apa-apa lapor kami ya"

Tapi aturannya... masih jauh dari aturan kita di luar. Semuanya harus lapor ke kepala adat, jam malam ada, tamu gak boleh sembarangan.

Mandi di sungai rame, kami berempat dari luar kampung setiap kali mandi dan lainnya. Semua mata tak henti memandangi, adanya mengajak berbicara dengan nada bicara nya yang selalu penasaran tentang ini itu.

Aku yang dari kota kecil jadi kaget, aku pikir dengan kerja aku bisa sedikit bernafas.

Bernafas dari perkataan yang menekan aku selama ini. "Kamu berhutang. Kamu harus balas budi."

Ternyata jauh dari itu, di kantor aku dimaki.

"Kerja gini aja salah! Otak taro mana!" Cuma gara-gara 1 angka di nota ketuker. Aku diem, nangisnya di kamar mandi pas istirahat.

Tapi aku bertahan, demi keluarga.

Demi ucapan "balas budi" yang dari kecil udah nempel di kepala.

Sebetulnya sejak bulan pertama disini, aku ingin resign tapi aku selalu tak punya pilihan. Lambat laun aku jalani semuanya.

Lihat selengkapnya