Ilusi yang Sama

Komandala Putra
Chapter #12

Bab 12 - Pelaku dan Korban

Beberapa hari kemudian, Rian duduk di ruang tunggu dengan dinding putih dan kursi berderet rapi. Pendingin ruangan menyala terlalu dingin.

Seorang pria berkemeja biru duduk dua kursi darinya. Rambutnya disisir rapi. Sepatunya mengilap. Ia menatap lurus ke depan tanpa menyentuh ponsel di tangannya.

Di sisi lain, seorang perempuan dengan blazer krem membaca majalah tanpa benar-benar membalik halaman.

Tak lama kemudian, Rian sudah berada di dalam sebuah ruangan, duduk di hadapan seorang psikiater pria.

“Tidur gimana akhir-akhir ini?” tanya psikiater itu tenang.

Rian menatap lantai sebentar. “Bangun-bangun.”

Psikiater mencatat sesuatu. “Nafsu makan?”

“Kadang ada. Kadang nggak.”

“Ada keluhan fisik?”

“Saya sembelit akhir-akhir ini.”

“Stres bisa memengaruhi pencernaan,” kata psikiater itu singkat. Ia mencatat sesuatu. “Sudah berapa lama?”

Lihat selengkapnya