Ingatan Seorang Saksi

Nadzir Arafah
Chapter #10

Malam Kelam

Keyla membuka pintu kamarnya. Sinar bulan ikut masuk melalui jendela kecil yang terbuka. Dindingnya dilapisi dengan wallpaper motif bunga-bunga kecil yang memberikan nuansa sejuk dan ceria. Tidak ada perabotan mewah di kamar ini. Hanya sebuah dipan kayu berukuran sedang, kasur dari kapuk dan juga kain sprei yang rapi disusun.

Meja belajar beserta kursinya dari kayu tua turut mengisi kamarnya. Beberapa berkas dan laptop miliknya tampak tergeletak di atasnya. Di dinding sebelahnya tergantung beberapa lukisan yang ia buat sendiri saat masih kecil. Ada pemandangan alam, bunga-bunga, dan juga foto pigura keluarganya yang menghiasi dinding kamar.

Di sudut ruangan yang lain, terdapat rak buku kayu yang penuh dengan buku-buku cerita. Berbagai macam judul buku mengisi rak itu, dari dongeng-dongeng tradisional hingga petualangan para pahlawan dalam novel. Buku-buku itu menjadi teman setianya sejak kecil. Membawanya menjelajahi dunia imajinasi yang tiada batas.

Keyla duduk di kursi belajarnya, perlahan ia membuka berkas kasus pembunuhan Vito Nugroho yang ia terima dari penasihat pembela. Yang terdapat di dalamnya adalah berkas laporan polisi. Bukan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP). Namun ini sudah cukup baginya mengingat BAP hanya boleh dimiliki oleh jaksa atau penasihat.

Keyla membuka berkas itu. Dengan teliti ia mulai membacanya.

Laporan Polisi

Tanggal: 10 Januari 2023

Kasus: Pembunuhan Nomor Laporan: LP/2023/0987

A.    Ringkasan: Pada tanggal 8 Januari 2023, pukul 21.30 WIB, polisi menerima laporan tentang adanya kejadian pembunuhan di sebuah rumah yang terletak di Jalan Merdeka No. 44, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tim penyidik segera tiba di tempat kejadian dan mengumpulkan bukti serta melakukan interogasi terhadap saksi-saksi yang ada.

B.    Hasil Autopsi:

Lihat selengkapnya