Inikah rumah hantu

goresan_pena
Chapter #8

HAMPIR MENINGGAL

Karena Lana merasa kontrakannya sangat luas dan juga agak jauh dari kantor. Akhir-akhir ini Lana sering lembur dan bolak-balik ke kontrakan membuat Lana capek. Akhirnya Lana memutuskan untuk kembali ngekos beberapa bulan sampai pekerjaan Lana sudah tidak sibuk lagi.  


Hari ini Lana lembur lagi. Karena ada beberapa hal yang harus diselesaikan cepat dan hanya bisa dikerjakan di kantor. Sekarang sudah jam 22.00 malam, kantor sudah sepi. Lampu semuanya mati dan cuma menyala di meja Lana.  

Tenggat 2 hari lagi, Lana harus menyelesaikan laporan stok semen + nota 3 bulan + data baru harus selesai. Lana harus memeriksa ulang dan menghitung ulang karena ada jumlah yang salah.  


Kak Risa lewat. "Na, pulang yuk," sapa Kak Risa sambil memeluk Lana dari belakang. "Kuat, ya, adik kakak satu ini."  

Lana menjawab ajakan Kak Risa dengan anggukan.  


Lana pun membereskan barangnya dan  

*Ceklek.*  

Pintu kantor dikunci. Lana memilih pulang karena sudah tidak ada siapa-siapa di kantor. Tadi masih ada Kak Risa di atas, sekarang Kak Risa sudah pulang dan Lana juga memutuskan untuk pulang.  


Sesampainya di kos, jari Lana mengetik. _Tak tak._  

Cek dan cocokkan semua angka yang sudah dimasukkan dengan data yang ada di buku. Salah 1 angka, ulang. Lana tahu ini akan lama makanya Lana salin filenya tadi untuk dikerjakan di rumah.  


Di sela-sela menunggu loading, Lana mengambil HP dan tiba-tiba HP Lana berbunyi.  

Dan itu chat dari Ibu: _Sudah makan, Na?_  

Lana memfoto mi di meja. _Sudah, Bu. Lagi lembur._  

Balasan: _Jangan begadang dan jangan makan mi mulu. Jaga kesehatan._  

Lana tersenyum. Chat Ibu sekarang sangat beda dengan 2 tahun lalu. Dulu chatnya hanya makian: _Dasar pemalas._  


Lana membalas pesan Ibu dan kembali menghitung laporan tadi. Lana mengecek satu-satu dari pulang kantor sampai pagi. Ternyata itu baru separuh yang sudah dicek tapi tetap belum menemukan kesalahannya.  


Lana bangkit ke kamar mandi untuk mandi. Lana chat ke kantor untuk datang telat karena kepala Lana rasanya berat dan Lana butuh tidur. Akhirnya Lana diizinkan datang telat, yang penting semua laporan Lana selesai hari ini sebelum jam 24.00 harus dikirim.  


Lana pun gosok gigi lalu tidur beberapa jam. Lana bangun dan ternyata sudah pukul 10.00. Lana segera mandi dan bersiap-siap ke kantor. Lana beres-beres dan sampai di kantor jam 10.30. Lana langsung duduk dan membuka laptop. Setelah membuka laptop, Lana langsung membuka data untuk dicek. Setelah beberapa jam akhirnya Lana menemukan data yang error. Ternyata Lana tidak sengaja menambahkan 2 angka 5 dan itu yang membuat Lana pusing dan harus lembur seminggu ini.  


Lana akhirnya bisa lega karena semua datanya sudah benar. Lana memperbaiki laporan dan tepat pukul 17.00 laporan Lana selesai. Lana lega dan juga senang. Setelah semuanya pas, Lana langsung mengunggah. Sambil menunggu laporannya terkirim, Lana membuka HP. Lana membaca komentar orang random di TikTok. Ternyata banyak juga orang yang terjebak dalam dunianya yang tidak sehat. Lana bersyukur karena Lana telah bisa melewati fase itu.  


Akhirnya laporan Lana terkirim setelah menunggu setengah jam. Lana bersiap-siap dan kembali ke kos.  

Sampai kos.  

*Ceklek.*  

Pintu kos dengan ukuran ruangan 4x4 pun terbuka. Lana melihat sekeliling. Ada jendela, ada meja, ada rak buku, dan di dinding ada foto Lana + Ayah + Ibu + Nenek. Foto saat Lebaran. Lana tersenyum sejenak lalu segera masuk ke kamar mandi.  


Lana mandi air hangat agar ototnya rileks. Lana memasak beberapa makanan dan membuat teh. Setelah Lana selesai makan, Lana segera naik ke kasur. Lana hanya ingin tidur seharian untuk saat ini, tanpa diganggu apa pun. Lana pun bangkit mengunci kosnya dan mematikan ponselnya.  


Lana pun bangun pagi hari dengan wajah yang segar. "Hoaam, ternyata tidur seenak itu." Lana bangkit dan segera ke kamar mandi. Lana bersiap-siap ke kantor dan segera berangkat.  


Pulang kerja, Lana ke kamar mandi, buka media sosial sebentar sebelum tidur. Lana tersenyum melihat tingkah random orang-orang dan segera ke kamar mandi. Sikat gigi selesai, lalu tidur. Besok harinya Lana berangkat kerja. Jalan kaki 3 menit dan sampai kantor.  


Di kantor, Kak Risa berbisik: "Tulisanmu semalam viral, Na."  

Lana mengangkat bahu. "Iya, kah, Kak?"  

"Iya, Lana. Aku sudah baca dan ternyata banyak yang menonton."  

Lana bingung dan diam sebentar sebelum menjawab, "Ooh, iya, Kak. Makasih. Aku belum sempat mengecek. Aku kemarin lembur seminggu penuh, jadi sekarang aku tidur setelah pulang kantor. Hehe." Lana tertawa canggung karena bingung dan juga capek.  


Setelah 3 hari Lana selalu tidur sepulang kantor, akhirnya Lana memutuskan untuk kembali menulis. Paginya berangkat kantor dan sepulang dari kantor Lana akan mencoba menulis dan begadang sampai jam 02.00.  

Begitulah kesibukan Lana selama beberapa bulan ini. Sebenarnya Lana begitu bukan karena mau, tapi untuk menutupi otaknya yang berisik. Jadi Lana memaksakan ada kegiatan setiap harinya.  


---  

Pada suatu sore, sepulang kerja, Lana memutuskan untuk membuat tugas kantor sambil duduk di warung kopi. Lana memesan kopi dan meminumnya. Lana asyik mengetik di laptopnya, tiba-tiba...  

*Bug.*  

Lana jatuh dan pingsan di warung kopi.  


Lihat selengkapnya