Istri Pelampias Nafsu

Sequoia Tom
Chapter #5

Kakek Misterius

Azalea mulai frustasi, ia terisak menahan sesak dihatinya. Kepalanya seakan meledak, luapan emosi yang ia pendam terus meluap, napasnya pun kian memburu.

Liam mengalihkan pandangannya ke arah lain. Tidak mau bersitatap langsung dengan manik mata Azalea yang menatap penuh luka padanya.

Ia mulai berdalih.

"Kalau aku nggak pernah cinta sama kamu, nggak mungkin aku betah nikah selama itu sama kamu, Lea."

Azalea kembali menamparnya dengan kenyataan yang saat itu ia dengar di toko pakaian wanita.

"Kamu beneran jatuh cinta sama aku?" Ia menatap Liam dengan tatapan remeh. "Bukannya alasan kamu meratukanku, baik padaku, tidak lebih agar tubuh dan moodku dapat memuaskan kamu di ranjang. Semua hanya tentang nafsu dan seks. Di pikiran kamu, dihati kamu, hanya ada nafsu, nafsu, dan nafsu. Aku sampai nggak bisa bedakan mana yang cinta dan mana yang nafsu."

Liam pun tak berkutik, ia memilih mengiyakan tudingan Azalea padanya. Toh tidak ada gunanya lagi ditutupi. Istrinya sudah tahu semuanya. Jalan terakhir yang tersisa hanya ada perceraian.

"Kamu sudah tahu jawabannya, Lea. Nggak usah berbelit. Pernikahan ini sudah di ambang kehancuran. Lebih baik, segera kamu tandatangani surat cerainya," jawab Liam yang sama sekali tidak menjawab apa yang Azalea tanyakan.

"Aku nggak akan pulang malam ini. Nggak usah ditunggu," lanjutnya lagi, lalu pergi begitu saja, meninggalkan Azalea yang belum selesai bicara.

Azalea tergugu, meratapi nasibnya yang malang. Takdir seperti mencekiknya dan sedang menertawakannya.

Ia tahu, jawaban Liam hanya akan membuat lukanya semakin parah. Tapi, ada setitik harapan kalau Liam menyangkalnya. Sayangnya, Liam tidak menyangkal atau pun mengaku.

Lihat selengkapnya