Istriku Bocil Pemberontak

Kholifah
Chapter #5

#5

Perawatan "Kasar" tapi Manis

​Sampai di rumah, Arkansas tidak memanggil pelayan. Ia sendiri yang mengambil kotak P3K. Ia mendudukkan Andrea di atas meja bar dapur, membuat posisi mereka sejajar.

​"Aw! Pelan-pelan, Mas! Itu perih!" jerit Andrea saat Arkansas menekan luka di lututnya dengan kapas beralkohol.

​"Diam. Ini konsekuensi jadi anak nakal," ucap Arkansas ketus, namun gerakannya sebenarnya sangat hati-hati. Ia meniup luka itu dengan lembut, sebuah gestur yang membuat jantung Andrea berdebar tidak karuan.

​"Kenapa Mas nggak marah soal tato ini?" tanya Andrea pelan, menunjuk tato di lengannya.

​Arkansas berhenti sejenak, menatap ukiran tinta yang menurutnya sangat buruk estetikanya itu. "Karena tato bisa dihapus dengan laser. Tapi kalau nyawamu hilang, aku tidak bisa membelinya lagi, bahkan dengan seluruh aset Volker Group."

​Arkansas menatap Andrea tajam. "Mulai besok, Marco akan mengantarmu sampai depan kelas. Dan kartu kreditmu... aku sita selama seminggu."

​"Apa?! Mas! Nggak bisa gitu dong!" protes Andrea.

Lihat selengkapnya