It Was Never An Accident

Khaielle
Chapter #3

CHAPTER 3

Kediaman keluarga Ward

Keesokan harinya aku membantu asisten rumah tangga untuk menyiapkan sarapan keluarga Ward. Tiba-tiba Grant sudah muncul di depan pintu dapur dengan membawa kotak kecil berisi kue manis, “Kita membutuhkan makanan manis disaat seperti ini bukan?” ucap Grant.

“Ya aku rasa kau benar, paman dan bibi pasti menyukainya,” jawabku sambil menyiapkan piring dan gelas di meja makan.

Setelah paman dan bibi turun ke ruang makan, kami sarapan bersama dan paman menyuruh Grant untuk menemaniku berkeliling Cheshire. Aku menolaknya dengan alasan masih ingin menemani paman dan bibi tapi mereka memaksa. Setengah terpaksa, akhirnya aku menyetujui untuk pergi berkeliling. Sudah lama juga aku tidak kembali ke Inggris. Setelah sarapan akhirnya aku dan Grant bersiap-siap untuk pergi sesuai keinginan paman, dengan menaiki mobil Grant kami pergi ke sebuah kafe.

Cup Tales Café

“Apa aku merepotkanmu Grant?” tanyaku pada Grant. 

Kami duduk berhadapan di sebuah kafe kecil yang nyaman di sekitar kota Cheshire. Kami menikmati secangkir teh hangat dan beberapa kue setelah hampir seharian berkeliling kota Cheshire sesuai keinginan paman William.

“Kalau merepotkan, aku pasti tidak akan menerima tawaran paman untuk membawamu berkeliling,” jawabnya. Grant merupakan pria yang baik, walaupun terkesan cuek tapi dia sangat sopan dan ramah.

“Kenapa kau tidak lagi kembali ke Inggris? Kau bisa mencari pekerjaan disini. Aku bisa membantumu mencari pekerjaan kalau kau mau,” tawar Grant

“Aku tidak tahu, orang tua ku sudah nyaman tinggal di Indonesia dan aku sudah mendapatkan pekerjaan walaupun part time tapi aku menyukainya,” jawabku.

“Tapi disini pun kau bisa bekerja sebagai penulis. Aku kenal beberapa orang yang bekerja di bagian penerbitan dan kantor berita ataupun majalah. Aku bisa menghubungi mereka untukmu,” setengah memaksa, Grant berusaha dan membujukku untuk kembali ke Inggris, tapi aku memang harus kembali ke Indonesia dua hari lagi.

Lihat selengkapnya