It Was Never An Accident

Khaielle
Chapter #5

CHAPTER 5

Inggris

Setelah  mengantar Claire ke bandara, Grant mendapat panggilan telepon dari paman William. Paman mengatakan kalau ia mendapatkan “surat iseng” lagi di depan pintu rumahnya. Isi surat itu kali ini berbeda, yaitu hanya sebuah gambar, dua tangkai bunga mawar. Satu bunga yang sudah layu dan yang satu lagi masih segar. Di akhir surat, lagi-lagi ada tanda 710. 

Jakarta, Indonesia

Setelah perjalanan panjang dari London menuju Jakarta, Claire beristirahat di apartemennya. Dia memang tinggal sendiri di Jakarta, sedangkan kedua orang tuanya menetap di Bali. Claire memikirkan tentang rencana kepindahannya kembali ke Inggris. Apakah itu keputusan yang tepat atau ia harus tetap tinggal di Indonesia. Orang tuanya pasti tidak mempermasalahkan semua keputusan yang diambil Claire. Selama seminggu tinggal di Inggris, Claire memang merasa betah. Ia sudah lama sekali merindukan suasana Inggris. Selang beberapa hari kembali ke Jakarta akhirnya, Claire pun memutuskan untuk kembali ke Inggris. Ia menyelesaikan semua pekerjaannya yang sempat tertunda. Grant pun selalu menanyakan kabarnya dan ia mengatakan sudah menghubungi temannya yang bekerja di kantor berita.

Inggris 

Setelah bertemu dengan keluarga Ward, Alex sama sekali belum menghubungi Claire. Dia hanya melihat kertas yang diberikan bibi Dolores yang berisi nomor telepon Claire. Sedangkan Bea semakin murung dan selalu minta untuk diantarkan ke Crewe Cemetery, berharap bisa bertemu dengan Claire kembali. Sambil duduk termenung di kantor, akhirnya Alex pun membuat keputusan untuk menelpon Claire malam ini. Ia memencet nomor telepon Claire di handphonenya dan menghubungkannya. Sekali, dua kali dan tiga kali nada dering tidak juga diangkat, saat hendak memutuskan sambungan terdengar suara wanita, “Halo..”

Alex mendadak kaku, ia terdiam mendengar suara Claire, “Halo, siapa ini?” tanya Claire. 

“Apa ini dengan nona Taylors?” akhirnya Alex bertanya. 

“Ya ini aku, anda siapa?” tanya Claire. 

“Aku ayah Bea, Beatrice, mungkin kau ingat seorang gadis kecil yang kau temui di” Belum sempat Alex meneruskan kalimatnya, Claire sudah menyambungnya, 

“Crewe Cemetery? Apa kau benar ayahnya?” tanya Claire bersemangat. 

“Ya, aku ayahnya. Apa aku mengganggu waktumu?” jelas Alex. 

Lihat selengkapnya