Its Always Been You, Fraya

Farah MAULIDA
Chapter #8

The Hidden Protector

Senin pagi di Milford Hall selalu dimulai dengan kesibukan yang membosankan. Namun bagi Damian, Senin ini terasa aneh. Sejak turun dari mobilnya, matanya secara tidak sadar memindai kerumunan murid di gerbang depan, mencari sosok dengan rambut hitam legam yang selalu terlihat ingin berdebat dengannya.

​Ia menemukannya di dekat loker gedung utama. Fraya sedang berdiri bersama Florence, tampak serius membicarakan sesuatu. Damian baru saja akan melangkah mendekat—entah untuk alasan apa—ketika ia melihat Axel dan gerombolannya berjalan dari arah berlawanan.

​Damian berhenti. Ia melihat Axel menyeringai ke arah Fraya, seringai predator yang sangat ia kenal.

​"Lihat siapa ini," suara Axel menggema di koridor, membuat beberapa murid menoleh. "Si jago tinju yang sombong. Bagaimana kabarmu hari ini, Alexandrea? Sudah siap untuk pelajaran hidup yang sebenarnya?"

​Fraya tidak bergeming. Ia hanya menatap Axel dengan pandangan datar, meski Damian bisa melihat jemari gadis itu meremas tali tasnya dengan kuat.

"Jangan cari masalah denganku, Axel. Aku tidak punya waktu untuk meladeni omong kosongmu."

​Axel tertawa, tawa yang terdengar sangat merendahkan. Ia melangkah maju, memperpendek jarak hingga ia berdiri tepat di depan Fraya. "Berani sekali kamu bicara begitu. Kamu pikir karena kamu dekat dengan Damian, kamu aman?"

​Florence tampak ketakutan dan menarik lengan Fraya, namun Fraya tetap berdiri kokoh.

​Tepat saat Axel hendak mengangkat tangannya untuk melakukan sesuatu—mungkin untuk menyentuh rambut Fraya atau sekadar mengintimidasi lebih jauh—Damian muncul di antara mereka. Ia tidak berlari, namun kehadirannya terasa begitu tiba-tiba dan mendominasi.

Lihat selengkapnya