Izin Bertanya. NIM 105

Mus'ad Firdaus
Chapter #9

Uitnodiging

"Permisi, paket. Atas nama Ucup!"

"Permisi, paket. Atas nama Ucup Artanto"

Tok, Tok, Tok.

Ketukan pintu berulang, nama yang sama juga. Lima menit sudah tukang paket berdiri menunggu si pemilik rumah.

"Huft" Tukang paket itu menarik nafas terdalam. Berulang kali melihat sekitar. Ingin rasanya meletakkan begitu saja tanpa berkata.

Pukul 13.00 di sudut kota Jakarta adalah sensasi menantang bagi profesi ini. Tolak pinggang, mengusap keringat di dahi. Setelah pikir panjang ia membuka pintu dan meletakkan.


"Oh Iya, bang" Ucup keluar dari kamar kecil. Rambutnya basah pertanda habis mandi.

"Maaf, bang. Gerah banget yak" Ucup menerima paket. Lalu mencari nama si pengirim.

"Oke, terima kasih bang Ucup." Tukang paket menaiki motornya lalu memutar haluan untuk mengirim paket sisanya.

Ucup menutup pintu rumah dan menyimak isinya. Surat undangan pernikahan. “Dari siapa ini, ya?”

"Sa..."

"Sab..."

Lihat selengkapnya